PONTIANAK POST - Di tengah berbagai ujian yang dihadapi bangsa, DPD PAN Kapuas Hulu menggelar doa bersama 30 anak yatim di Kapuas Hulu untuk keselamatan bangsa Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah PAN Kapuas Hulu, Selasa (30/12) pukul 10.00 WIB.
Doa bersama dilaksanakan secara luring dan daring. Untuk peserta daring, kegiatan terhubung melalui Zoom dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN dan diikuti DPW serta DPD PAN se-Indonesia. Selain doa bersama, PAN Kapuas Hulu menyalurkan santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus, kader PAN, serta masyarakat yang turut memanjatkan doa demi kebaikan dan keselamatan bangsa.
Ketua DPD PAN Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat mengatakan, doa bersama digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mengembalikan seluruh peristiwa yang terjadi di negeri ini kepada Allah SWT. “Setiap kejadian adalah ketetapanNya. Sikap terbaik adalah bersabar saat diuji dan bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan. Melalui doa, kita memohon ampunan agar bangsa ini kembali diberkahi kedamaian dan kemakmuran,” ujarnya.
Wahyu mengatakan, di Kabupaten Kapuas Hulu sering juga terjadi bencana mulai dari orang hilang, banjir, kebakaran dan lain-lain. "Makanya dengan doa bersama anak yatim ini, kita berdoa agar Kapuas Hulu juga terhindar dari semua bencana," ujarnya.
Menurut Wahyu, santunan kepada anak yatim menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Doa yang dipanjatkan dengan ketulusan, terutama dari mereka yang hidup dalam keterbatasan, diyakini membawa keberkahan. “Ini bukan sekadar memberi bantuan, tetapi menumbuhkan solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Insyaallah doa yang dipanjatkan dengan ketulusan akan dikabulkan Allah SWT,” ujarnya.
Sementara Ketua Lembaga Yatim Piatu Baitul Makdis Kapuas Hulu, Istiwa mengucapkan terima kasih kepada PAN Kapuas Hulu yang sudah melibatkan mereka dalam doa bersama keselamatan bangsa Indonesia dan peduli kepada anak yatim di Kapuas Hulu. "Kita berikan apresiasi juga kepada PAN Kapuas Hulu yang sudah peduli kepada anak yatim," ujarnya.
Istiwa mengatakan, selama semua pihak baik lembaga, organisasi, maupun kelompok masyarakat di Kapuas Hulu peduli dengan anak yatim. "Karena anak yatim ini merupakan tanggungjawab jawab kita bersama sehingga memang kita harus peduli dengan nasib mereka," pungkasnya. (fik)
Editor : Hanif