PONTIANAK POST - Diduga karena berebut lahan berburu, Antonius Toni tewas tertembak oleh EB, Rabu (31/12) sekitar pukul 14.00 Wib. Keduanya merupakan warga Dusun Ukit-Ukit, Desa Labuan, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kapolsek Batang Lupar, IPDA Saleh Syafaruddin, mengatakan kasus itu sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Kapuas Hulu. "Terduga pelaku sudah dibawa ke Mapolres Kapuas Hulu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Kamis (1/1) . Kapolsek menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Pada saat kejadian, hanya ada korban dan terduga pelaku di lokasi.
"Hasil pengakuan dari terduga pelaku itu sendiri, mereka berdua cekcok mulut masalah wilayah berburu, dan sama-sama membawa senjata api laras panjang," ucapnya.
Kemudian, jelas Kapolsek, terjadilah adu fisik di antara keduanya. Korban berhasil merampas senjata api milik terduga pelaku. Korban lantas memukulkan senjata tersebut mengenai pohon sawit dan meledak, sehingga kaki korban terkena peluru.
Setelah kejadian itu, diduga pelaku panik dan melaporkan peristiwa tersebut ke Kepala Desa Labian dan kemudian disarankan untuk melapor ke Polsek Batang Lupar.
"Diduga pelaku langsung datang ke polsek untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat ini yang bersangkutan sudah di Mapolres Kapuas Hulu, untuk diperiksa lebih lanjut," ungkapnya. (fik)
Editor : Hanif