PONTIANAK POST – Pemerintah diharapkan segera memperbaiki ambruknya plafon Sekolah Merah Putih yang dibangun Kementrian PUPR pada tahun 2022 di Desa Ingko Tambe Kecamatan Putussibau Selatan. Kerusakan tersebut sangat disayangkan, karena bangunanya belum berusia lima tahun namun sudah roboh. Kualitas bangunannya pun dipertanyakan, karena dana yang digunakan tersebut menghabiskan kurang Rp3 miliar.
Sementara itu Evi Saptinawati Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu menyampaikan, bahwa untuk sekolah merah putih di Desa Ingko Tambe Kecamatan Putussibau Selatan, dari Dinas Pendidikan Kapuas Hulu tidak pernah terlibat baik dari pengawasan dan lainnya. Ia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada anggaran untuk perbaikan plafon sekolah tersebut, karena sekarang masih efesiensi anggaran.
"Tetapi dari sekolah bisa saja menganggarkan dana BOS untuk perbaikan plafon, " ucapnya.
Evi mengatakan, dirinya juga tidak bisa memberikan tanggapan terkait plafon SDN 05 Ingko Tambe yang ambruk, apakah pekerjaan yang dilakukan pelaksana itu tidak baik.
"Karena bangunan itu sudah jadi tentunya sudah ada pemeriksaan dari inspektorat maupun BPK, " ucapnya.
Sebelumya Rupina Rinda Kepala SDN 05 Ingko Tambe Kecamatan Putussibau Selatan membenarkan bahwa plafon sekolahnya sudah ada yang roboh. Rinda mengatakan, plafon yang lepas tersebut hanya depan kelas, yakni kelas 1 dan 2. Sementara yang di seberang sudah mulai agak renggang. Ia mengatakan, terkait kerusakan plafon ini, pihaknya juga sudah menghubungi Nordik dan pihak dinas dan pihak dinas sudah langsung lihat ke lokasi. (fik)
Editor : Hanif