PONTIANAK POST - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan melantik 111 pejabat eselon III dan IV pada Jumat (23/1).
Di antara mereka yang dilantik, terdapat pejabat yang dicopot dari posisinya. Salah satunya mantan Direktur RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, dr Herlina.
Ia kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu. Ia dilepas dari jabatan yang telah diembannya selama 3 tahun itu.
Dr Herlina bukan hanya satu-satunya pejabat yang dicopot. Melainkan terdapat pejabat lain yang bernasib sama.
Keputusan ini memicu beragam reaksi, baik dari kalangan tenaga kesehatan, pasien, maupun masyarakat luas.
"Bagi saya pergantian pejabat itu hal biasa dalam birokrasi, Namun yang paling penting adalah pelayanan dasar kepada pasien tetap berjalan lancar," ujar Herlina pada Jumat (23/1).
Sebagai informasi, selama dr Herlina menjabat sebagai Direktur RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, banyak hal yang sudah mengalami berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan mutu layanan hingga penguatan sistem manajemen internal.
Sementara itu Kepala BKPSDM Kapuas Hulu Adji R Winursito menyampaikan, bahwa pelantikan pejabat administrator maupun pengawas itu sudah mengantongi rekomendasi dari BKN.
"Ada dua orang yang eselonnya turun. Jabatan mereka tidak turun, tetap sebagai pejabat administrator," ujarnya.
Adji berpesan kepada semua pejabat yang dilantik pada hari ini untuk tetap semangat bekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Selalu tingkatkan kompetensi diri dlm berkarir dan bekerjalah sesuai aturan-aturan yang berlaku," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair