PONTIANAK POST - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, mengajak seluruh pihak dan masyarakat, untuk proaktif dalam mengawasi penyaluran BBM subsidi di Kapuas Hulu.
"Pemerintah daerah tidak akan mampu mengawasi secara sendiri, maka diharapkan ada pihak APH dan masyarakat untuk sama-sama monitoring penyaluran BBM subsidi di Kapuas Hulu," kata Bupati, saat melantik Direktur dan Komisaris Perusahaan Persero daerah Uncak Kapuas Mandiri Kapuas Hulu, di Aula Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Jumat (13/2).
Bupati menegaskan, penyaluran BBM subsidi sangat rawan akan disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. "Kalau memang ada ditemukan penimbunan BBM subsidi harus ditindaklanjuti secara hukum, agar ada efek jera dalam penyalahgunaan BBM subsidi tersebut," ucapnya.
Terkait pelantikan Direktur dan Komisaris Perusahaan Persero Daerah Uncak Kapuas Mandiri, Bupati mengucapkan selamat, dan semoga amanah dan bertanggung jawab.
"Diharapkan Direkrut dan Komisaris bisa melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Fransiskus Diaan juga meminta agar ada peningkatan tata kelola perusahaan yang profesional, ketersediaan BBM dan tepat sasaran. "Terpenting lagi adalah peningkatan pelayanan untuk masyarakat," ungkapnya.
Direktur Perusahaan Persero Daerah Uncak Kapuas Mandiri, Kapuas Hulu periode 2025-2030, Budi Harjo, dan Komisaris Perusahaan Persero daerah Uncak Kapuas Mandiri Kapuas Hulu periode 2025-2029 Raimundus Jayang. (fik)
Editor : Miftahul Khair