PONTIANAK POST - Rumah Dinas Direktur PDAM Tirta Uncak Kapuas yang berada di Jalan WR Supratman Kelurahan Putussibau Kota Kecamatan Putussibau Utara saat ini dilakukan renovasi.
Renovasi rumah dinas tersebut kini menjadi perbincangan masyarakat karena jumlah anggarannya dianggap terlalu besar. Di mana dananya mencapai kurang lebih Rp400 juta.
Didik Sumardi Kasi Keuangan PDAM Tirta Uncak Kapuas membenarkan adanya pengrehaban rumah dinas Direktur PDAM Tirta Uncak Kapuas yakni Ahmad Yani.
"Saat ini uang yang sudah kita keluarkan mencapai Rp375 juta," katanya di Putussibau pada Jumat (20/2).
Didik mengatakan, dana sebesar Rp375 juta yang sudah dikeluarkan tersebut, dirinya sendiri tidak tahu secara pasti digunakan apa saja karena bukan kapasitasnya.
"Kami hanya berkapasitas mengeluarkan uang saja ketika dari bagian perencanaan mengajukan permohonan. Kita hanya bisa mencairkan. Untuk proses untuk apa dan pekerjaannya seperti apa kita tidak tahu," ujarnya.
Sementara itu Jelly Sandi Kasi Perencanaan PDAM Tirta Uncak Kapuas menyampaikan, bahwa pengrehaban rumah dinas Direktur PDAM tersebut kondisinya memang sudah tidak layak sehingga perlu diperbaiki.
"Masuknya Direktur PDAM Tirta Uncak Kapuas yang baru ini Ahmad Yani tidak memiliki tempat tinggal karena masih ngontrak. Sehingga kami pun berpikir untuk melakukan pengrehaban terhadap bangunan milik PDAM ini untuk dijadikan rumah dinas," ujarnya.
Sandi mengatakan, bangunan ini awalnya direncanakan untuk investasi hotel, namun dialihkan untuk menjadi rumah dinas Direktur PDAM, namun kondisi bangunan tersebut sudah tidak layak sehingga dilakukan rehab.
Baca Juga: Soroti Kelangkaan BBM, Alfian Desak DPRD dan Pejabat Kapuas Hulu Tunjukkan Empati
"Rehab bangunan mulai dari bangunan dasar tiang miring diperbaiki, atap diganti, tangga diganti, dinding banyak makan rayap diperbaiki dengan semen, kemudian lantai kayu diganti menggunakan floring, aksesoris ditambah, dicat ulang dan lain-lain," jelasnya.
Ia mengatakan, rumah dinas itu bukan hanya akan diisi untuk Direktur PDAM saja, tetapi direncanakan juga untuk karyawan PDAM dari kecamatan.
"Karena dirumah dinas itu juga terdapat 6 kamar. Namun saat ini memang rumah itu ditempati Direktur PDAM saja," tuturnya.
Sambung Sandi, saat imi rehab rumah dinas Direktur PDAM tersebut masih dilakukan dimana nantinya anggaran akan dihabiskan sebesar Rp400 juta. (fik)
Editor : Miftahul Khair