Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pilkades Serentak Kapuas Hulu 2026 Terancam Ditunda, Anggaran Tak Tersedia

Taufik As • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:34 WIB

Plaun Suka, Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas Hulu.
Plaun Suka, Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas Hulu.

PONTIANAK POST - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2026 terwncan ditunda. Tidak adanya anggaran dalam APBD Kabupaten Kapuas Hulu diduga menjadi alasan penundaan Pilkades serentak.

"Ini dampak dari efesiensi. Pemkab Kapuas Hulu sudah tidak mampu untuk menganggarkan lagi untuk Pilkades," kata Plaun Suka Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (4/3).

Plaun Suka mengatakan, untuk jumlah angggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Pilkades serentak bagi 112 Kepala Desa yang akan mengakhiri masa jabatannya  ini dananya mencapai Rp800 juta. Sementara dana tersebut tidak ada.

"Makanya kita bingung juga, apakah Pilkades serentak ini bisa dilaksanakan atau tidak pada tahun ini, karena anggaran kita tidak ada," ujarnya.

Untuk itu kata Plaun Suka, bagi Kepala Desa yang akan berakhir masa jabatannya pada tahun 2026 nanti, pihaknya akan menunjuk Penanggungjawab dindin Desa tersebut hingga 6 bukan atau sampai menunggu pelaksanaan Pilkades.

"Sebanyak 85 Kepala Desa di Kapuas Hulu habis masa jabatannya pada bulan April ini dan 27 orang Kepala Desa lainnya habis masa jabatannya di ada yang bulan Agustus maupun Desember 2026," ujarnya.

Sambung Plaun, pihaknya sendiri sudahi mempersiapkan tahapan pelaksanaan Pilkades. Maka dari itu dirinya berharap ada solusi nantinya dari Pemkab Kapuas Hulu agar pelaksanaan Pilkades serentak di Kapuas Hulu tetap berlangsung.

Lanjut  Plaun, jika nantinya pelaksanaan Pilkades serentak ini benar-benar berlangsung, dirinya berharap. kepada masyarakat di desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, agar tidak mudah terprovokasi, karena dukung-mendukung yang bisa memicu perselisihan. “Hanya karena berbeda pilihan dalam pemilihan kepala desa ini nanti,” ucapnya.

Sambung Plaun, jangan sampai gara–gara Pilkades hubungan kekeluargaan menjadi renggang, baik dengan tetangga maupun keluarga sendiri. “Kepada calon Kades dan tim sukses, agar saling menjaga kondusifitas, sehingga Pilkades berlangsung aman dan damai,” ujarnya.

Plaun berharap, masyarakat benar–benar memilih kepala desa yang punya integritas serta rekam jejak yang jelas, sehingga yang menjadi kades nanti orang yang bertanggung jawab.

“Siapa pun kades terpilih nanti, kita harapan masyarakat bisa mendukung sehingga pembangun di desa itu bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya (fik)

Editor : Miftahul Khair
#Kapuas Hulu #ditunda #kepala desa #Pilkades Serentak #efisiensi anggaran