PONTIANAK POST – Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat, Sat Samapta Polres Kapuas Hulu melakukan monitoring di sejumlah titik distribusi BBM di wilayah hukumnya. Salah satu kegiatan pengawasan dilakukan di APMS PT Kedamin Maju Mandiri (KMM), Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu (7/3).
Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 10.50 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Sat Samapta Polres Kapuas Hulu, yakni Bripka Yonas M. Duana, Brigpol Leo Stia Gusti, Bripda Miki Ranto B., dan Bripda Hanif Algi F.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan serta mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Berdasarkan hasil pengecekan di APMS PT Kedamin Maju Mandiri dengan nomor 65787004, diketahui bahwa BBM jenis Pertalite subsidi memiliki kuota bulanan sebesar 160.000 liter. Saat monitoring dilakukan, stok Pertalite yang tersedia tercatat sebanyak 24.000 liter, yang juga merupakan jumlah kedatangan BBM terbaru dengan harga Rp10.000 per liter.
Baca Juga: Polres Kapuas Hulu Gelar Pasar Murah di 23 Titik, Distribusikan 47,5 Ton Beras
Sementara itu, untuk BBM jenis Biosolar subsidi dengan kuota bulanan 96.000 liter, diketahui stok dalam kondisi kosong dan belum ada pasokan tambahan yang masuk. Harga resmi Biosolar di lokasi tersebut tercatat Rp6.800 per liter.
Adapun untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, Dexlite, dan Pertamina Dex, saat ini belum tersedia di APMS tersebut.
Dari sisi fasilitas penyimpanan, APMS PT Kedamin Maju Mandiri memiliki kapasitas tangki Pertalite sebesar 24.000 KL dan Solar sebesar 8.000 KL. SPBU mini tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 07.30 WIB hingga 14.00 WIB dengan dukungan lima orang karyawan serta satu petugas keamanan.
Untuk menunjang aspek keamanan, lokasi ini juga dilengkapi tiga unit alat pemadam api ringan (APAR/APAB), dua drum berisi pasir, serta tujuh unit kamera pengawas (CCTV).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan BBM di wilayah Kecamatan Putussibau Utara masih tergolong mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, antrean kendaraan di APMS masih terlihat cukup panjang.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Mudik Lebaran di Bandara Pangsuma Putussibau Masih Sepi
Selain itu, petugas juga menemukan bahwa sejumlah pengecer atau kios BBM di wilayah tersebut menjual Pertalite dengan kisaran harga Rp15.000 hingga Rp18.000 per liter.
Kasat Samapta Polres Kapuas Hulu AKP Febriansyah mengatakan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Melalui kegiatan pengawasan ini, kami ingin memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga serta mencegah adanya potensi penyalahgunaan BBM. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Melalui pengawasan rutin ini, diharapkan penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dapat berlangsung tertib, lancar, serta memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. (*)
Editor : Miftahul Khair