PONTIANAK POST – Kepengurusan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Kapuas Hulu periode 2025–2029 resmi dikukuhkan pada Sabtu (11/4/2026). Budi Prasetyo dipercaya untuk memimpin organisasi balap sepeda tersebut selama empat tahun ke depan.
Acara pengukuhan dihadiri oleh jajaran pengurus ISSI Kapuas Hulu, perwakilan klub sepeda, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas Hulu beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Ketua ISSI Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa olahraga sepeda bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana pembentukan karakter dan pemersatu masyarakat. Ia pun langsung menetapkan tiga prioritas utama dalam 100 hari kerja pertamanya.
"Pertama adalah pendataan atlet, pelatih, mekanik, dan klub aktif di seluruh kecamatan. Kedua, pelatihan pelatih dan mekanik bersertifikat standar PB ISSI agar pembinaan sesuai kaidah sport science. Ketiga, menggulirkan event perdana berupa Kejurkab atau fun race sebagai ajang seleksi," ujar Budi.
Ia menambahkan, pada tahun pertama ditargetkan terdapat klub aktif di 10 kecamatan. Selanjutnya, pada tahun kedua, ISSI fokus pada partisipasi rutin di Kejurprov, hingga membidik medali di Porprov dan kelolosan di Pra-PON pada tahun ketiga dan keempat.
Optimalkan Potensi Alam dan Wisata
Budi menilai kontur alam Kapuas Hulu sangat mendukung pengembangan disiplin MTB Cross Country, Downhill, hingga Road Bike. Kawasan seperti jalur Putussibau–Badau dan Danau Sentarum akan diproyeksikan sebagai lokasi perlombaan sekaligus promosi wisata olahraga (sport tourism).
"Target jangka menengah kami adalah menjadi tuan rumah Kejurprov MTB dengan memanfaatkan rute alam di perbatasan. Kami optimis dengan dukungan KONI dan Pemda, ISSI Kapuas Hulu mampu menempatkan atlet di Pelatnas dalam empat tahun ke depan," ucapnya.
Ketua KONI Kapuas Hulu, Anwar Sanusi, menyambut positif kepengurusan baru ini. Ia berharap semangat baru di tubuh ISSI dapat mengembalikan prestasi balap sepeda Kapuas Hulu ke jajaran elite pada Porprov Kalimantan Barat mendatang.
"Saya sepakat bahwa ISSI bukan sekadar soal medali, tapi soal karakter. Dari sepeda, anak-anak belajar disiplin dan sportivitas," kata pria yang akrab disapa Boy tersebut.
Anwar menegaskan bahwa KONI siap mengawal program kerja ISSI, terutama dalam aspek manajemen organisasi dan fasilitasi ke pemerintah daerah. "Potensi kita besar di semua lini usia. Jika pembinaan diseriusi, target mengirim wakil ke Pra-PON sangat realistis untuk dicapai," pungkasnya. (fik)
Editor : Hanif