PONTIANAK POST – Dalam memperkuat pengamanan perbatasan dan memutus jalur penyelundupan barang ilegal, Bea Cukai PLBN Badau bersama Polsek Badau, Koramil 1206-04/Bdu, Karantina Hewan, Satgas Pamtas Yon Kav 3/AC, dan unsur intelijen menggelar operasi gabungan di PLBN Badau, Senin (27/4).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi aparat negara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan terdepan.
Operasi menyasar pencegahan peredaran rokok ilegal, minuman beralkohol, narkotika, senjata api ilegal, illegal logging, illegal mining, perdagangan orang, serta pelanggaran dokumen pelintas batas. Selain penindakan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi dan penyerapan aspirasi masyarakat terkait kemudahan belanja lintas batas secara legal melalui PLBN.
Baca Juga: Imigrasi Singkawang Perkuat Sinergi Pengawasan di PLBN Jagoi Babang untuk Keamanan Perbatasan
Dalam sambutannya, Kepala Bea Cukai PLBN Badau Heri Sinuraya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk penyelundupan, seperti rokok ilegal, minuman beralkohol, serta barang-barang terlarang lainnya.
"Saya berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menjaga stabilitas wilayah perbatasan," katanya.
Heri mengatakan, operasi menyasar pencegahan peredaran rokok ilegal, minuman beralkohol, narkotika, senjata api ilegal, illegal logging, illegal mining, perdagangan orang, serta pelanggaran dokumen pelintas batas.
Baca Juga: Bupati Sintang Desak Pemprov Kalbar Tuntaskan Jalan Provinsi dan Pembangunan PLBN Sei Kelik
"Selain penindakan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi dan penyerapan aspirasi masyarakat terkait kemudahan belanja lintas batas secara legal melalui PLBN," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa operasi ini adalah wujud komitmen negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perbatasan. Beliau menyatakan bahwa perbatasan Kapuas Hulu bukan zona abu-abu.
"Setiap jengkal tapal batas diawasi dan setiap upaya penyelundupan akan ditindak tegas. Sinergi TNI–Polri–Bea Cukai menjadi kunci keberhasilan pengamanan di beranda terdepan NKRI," jelasnya.
Ditambahkan Danramil 1206-04/Bdu, Kapten Inf M. Sabban menegaskan dukungan penuh dari jajaran TNI dalam upaya pencegahan penyelundupan. "Kerja sama antar instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan," ucapnya.
Perwakilan Kapolsek Badau, Ps. Panit Sabhara Aipda Abang Abdurrahman, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, dan Bea Cukai.
"Kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mencegah peredaran barang ilegal sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan perbatasan," tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Komandan Satgas Pamtas Yon Kav 3/AC, Lettu Kav Yoga A.K, mengatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh setiap upaya penegakan hukum.
"Kami juga membuka ruang koordinasi apabila dibutuhkan bantuan dalam menjaga situasi tetap kondusif," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair