Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Berkah Kampung Nelayan, Warga Desa Ujung Said Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Taufik As • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:52 WIB
Desa Ujung Said Kecamatan Jongkong kini sudah menikmati listrik 24 jam dari PLN. (ISTIMEWA)
Desa Ujung Said Kecamatan Jongkong kini sudah menikmati listrik 24 jam dari PLN. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Adanya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kapuas Hulu tepatnya di Desa Ujung Said Kecamatan Jongkong yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat memberikan berkah bagi masyarakat. 

Hal ini pula yang dirasakan oleh masyarakat Desa Ujung Said di Kecamatan Jongkong. Kini dengan adanya pembangunan KNMP masyarakat setempat bisa menikmati listrik desa 24 jam. 

"Jika dulu kita hanya menikmati listrik hanya 12 jam saja. Itupun hanya dimalam hari," kata Dian Permana Kades Ujung Said, Jumat (22/5). 

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia untuk Perkuat Kesejahteraan dan Ekonomi Pesisir

Dian mengatakan, untuk uji listrik 24 jam ini sudah dilakukan sudah berberapa hari. Saat ini masyarakatnya pun lagi gotong royong pembersihan jaringan listrik dari desa Ujung Said hingga Empangau. 

"Untuk launching listrik 24 jam ini sudah seminggu yang lalu," ucapnya. 

Dian mengatakan, selain memang berkah adanya kampung nelayan dan MBG didesanga sehingga masyarakat bisa menikmati listrik 24 jam. Selain itu juga pihaknya sebelumnya juga sudah mengusulkan listrik 24 jam ke Pemerintah Pusat. 

"Karena sebelum adanya kampung nelayan ini dibangun, kita mengusulkan listrik 24 jam. Mengingat dalam pembangunan kampung nelayan ini ada beberapa item didalam kampung nelayan ini memerlukan pasokan listrik hingga 24 jam," ungkapnya. 

Baca Juga: Pemkab Sintang Dorong Percepatan Listrik Desa 2026 untuk Wilayah Terpencil dan Pedalaman

Lanjut Dian, untuk kampung nelayan didesanya sudah selesai dibangun, tinggal menunggu serah terima saja dan baru bisa beroperasi. 

"Untuk sementara ini jika kampung nelayan ini berjalan, kita hanya bisa melakukan jasa angkutan maupun cool box. Kemudian untuk hasil tangkapan nelayan saat ini kita belum bisa menampung karena belum ada penampungan," ujarnya. 

Dirinya berharap, dalam pembangunan kampung nelayan ini, masih ada harapan masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah yakni pabrik batu es karena selama ini untuk menjaga mutu ikan masih menggunakan jasa rumah tangga. 

"Kita juga berharap dari pemerintah daerah tidak lepas tangan juga terhadap kampung nelayan yang sudah dibangun ini. Paling tidak penyuluh perikanan dapat aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat," harapnya.

Sambung Dian, warganya sangat menyambut baik dan bangga, dengan adanya program Kampung Nelayan Merah Putih tersebut, karena hanya Desa Ujung Said dapat program KNMP di Kapuas Hulu.

"Tentunya membuka lapangan kerja, mempermudah nelayan dalam pemasaran hasil tangkapan ikan, dan mendorong perekonomian masyarakat Desa Ujung Said, khusus yang bidang nelayan," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#Kapuas Hulu #Listrik Desa #kampung nelayan