PONTIANAK POST - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di Kabupaten Kapuas Hulu, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kapuas Hulu menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menyukseskan pesta demokrasi desa tersebut.
Komitmen itu disampaikan pengurus dan anggota DPC APDESI Kapuas Hulu saat menggelar kegiatan coffee morning di Cafe Enjoy, Jalan Lintas Selatan, Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Selasa 26 Mei 2026.
Sekretaris DPC APDESI Kabupaten Kapuas Hulu, Stefanus Stevens, mengatakan kegiatan tersebut awalnya direncanakan mengundang seluruh perwakilan desa yang akan mengikuti Pilkades serentak tahun 2026.
Namun, keterbatasan anggaran desa, terutama terkait biaya operasional dan perjalanan dinas, membuat kegiatan hanya dihadiri perwakilan dari beberapa desa.
Baca Juga: Pemkab Sintang Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025, Tata Kelola Keuangan Diapresiasi
“Pada dasarnya kegiatan ini direncanakan mengundang seluruh perwakilan desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2026. Namun karena keterbatasan anggaran desa, khususnya biaya operasional dan perjalanan dinas, maka hanya beberapa perwakilan desa yang hadir,” katanya, Jumat (29/5).
Stefanus berharap para peserta yang hadir dapat menyampaikan kembali pesan dan imbauan kepada masyarakat di desa masing-masing agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.
Ia mengajak seluruh masyarakat desa untuk menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kerukunan demi terciptanya Pilkades yang damai dan sukses.
“Kami mengajak seluruh masyarakat desa untuk turut menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kerukunan selama tahapan Pilkades berlangsung,” ujarnya.
Menurut Stefanus, Pilkades bukan sekadar pesta demokrasi tingkat desa, tetapi menjadi momentum penting dalam menentukan pemimpin terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Baca Juga: Kecelakaan Mobil dan Motor di Sekayam Berakhir Damai, Polsek Tempuh Jalur Mediasi
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar menolak segala bentuk provokasi maupun praktik politik uang yang dapat merusak proses demokrasi.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menolak segala bentuk provokasi dan politik uang, serta menerima hasil pemilihan secara legowo demi menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Diketahui, Pilkades serentak tahun 2026 di Kabupaten Kapuas Hulu akan diikuti sebanyak 112 desa dan dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang. (fik)
Editor : Hanif