PONTIANAK POST - Gedung Ppelayanan Satu Atap (Satap) Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang terletak di Kota Putussibau yang bernilai Rp174 miliar akhirnya diresmikan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, Senin (1/6/). Peresmian gedung tersebut menjadi kado spesial dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Putussibau ke-131.
Pembangunan gedung itu merupakan solusi strategis Pemkab Kapuas Hulu setelah hasil studi kelayakan menyatakan kantor bupati lama yang dibangun sejak 1979 sudah tidak layak huni akibat tingkat kerusakan mencapai 67 persen.
“Hari ini menjadi tonggak sejarah baru bagi birokrasi di Bumi Uncak Kapuas. Gedung Pelayanan Satu Atap ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan simbol transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi,” kata Bupati.
Bupati yang akrab disapa Sis ini menjelaskan bahwa penggabungan berbagai dinas dalam satu kawasan akan memotong jalur birokrasi yang panjang. Kompleks GPSA setinggi beberapa lantai ini akan menjadi kantor bersama bagi ruang kerja Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga delapan organisasi perangkat daerah (OPD) strategis seperti Bappeda, Badan Keuangan Daerah, BKPSDM dan lainnya.
Baca Juga: Haru di Hari Kelulusan: 8 Siswa Jadi Angkatan Terakhir, SD Bunda Sungai Pinyuh Resmi Ditutup
“Dulu, masyarakat atau aparatur harus berpindah-pindah lokasi kantor yang berjauhan untuk mengurus administrasi atau perizinan. Mulai hari ini, semua urusan koordinasi pemerintahan dan pelayanan publik selesai di bawah satu atap,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang mulai menempati gedung baru tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan mutu kerja. Menurutnya, fasilitas modern yang dibiayai oleh APBD multiyear sejak 2022 ini harus berdampak langsung pada kepuasan masyarakat Kapuas Hulu.
“Gedung yang nyaman dan representatif ini harus dijawab dengan kinerja yang hebat oleh para ASN. Jangan sampai gedungnya baru, tetapi pola pikir pelayanan masih menggunakan cara lama. Kita harus memberikan pelayanan prima yang humanis,” tuturnya.
Acara peresmian ini diawali dengan upacara bendera memperingati HUT Kota Putussibau dan Hari Lahir Pancasila, dilanjutkan dengan parade pakaian adat, serta penandatanganan prasasti peresmian gedung oleh Bupati. Kompleks gedung baru ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan roda pemerintahan, tetapi juga menjadi kebanggaan estetika arsitektur lokal yang merepresentasikan kemajuan Kabupaten Kapuas Hulu. (fik)
Editor : Hanif