PONTIANAK POST - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meresmikan delapan ruas jalan strategis yang dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan total anggaran mencapai Rp164 miliar. Acara peresmian terpusat langsung di Dusun Buak Mau, Kecamatan Pengkadan, Jumat (5/6) sore.
Pembangunan infrastruktur masif ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dengan Pemerintah Pusat, serta pengawalan ketat dari legislatif nasional. Secara khusus, peningkatan infrastruktur ini ditujukan untuk membuka isolasi daerah dan mendongkrak konektivitas antar kecamatan di wilayah Bumi Uncak Kapuas.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan delapan ruas jalan vital ini. Dirinya menekankan bahwa pembiayaan berskala besar seperti ini sangat sulit jika hanya bertumpu pada APBD kabupaten.
“Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Ketua Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, yang telah mengawal penuh aspirasi dari daerah kita ini. Tanpa sinergitas yang kuat, kucuran dana IJD sebesar Rp164 miliar ini tidak akan bisa kita bawa ke Kapuas Hulu,” ungkapnya.
Baca Juga: Pelabuhan Kijing Diyakini Dongkrak PAD Kalbar, Krisantus: Potensinya Bisa Tembus Rp1 Triliun
Bupati Sis menjelaskan salah satu program utama yang diresmikan hari itu adalah peningkatan ruas jalan Buak Mau – Riam Mengelai. Ruas jalan sepanjang 3,714 kilometer ini dikerjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp21,2 miliar. Jalur alternatif ini dinilai sangat krusial karena memotong jarak tempuh masyarakat, serta menghubungkan perbatasan tiga wilayah sekaligus, yaitu Kecamatan Pengkadan, Boyan Tanjung, dan Hulu Gurung untuk menuju langsung ke akses Lintas Selatan.
“Mobilitas masyarakat, terutama dari area Riam Mengelai yang akan keluar menuju Lintas Selatan dari arah Hulu Boyan, sekarang menjadi jauh lebih lancar dan pangkas waktu tempuh. Kami berharap infrastruktur yang sudah mantap ini dijaga bersama oleh masyarakat agar awet, sehingga biaya logistik hasil pertanian dan perkebunan warga bisa terus ditekan,” ujar Bupati Sis
Bupati berharap infrastruktur baru ini langsung menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi mikro. Distribusi barang pokok kini kian cepat, akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan menjadi aman, dan potensi perkebunan lokal dapat dipasarkan ke luar daerah dengan ongkos angkut yang jauh lebih murah.
Sebagai informasi delapan ruas jalan program IJD di Kabupaten Kapuas Hulu yang diresmikan secara bersamaan yakni ruas jalan Buak Mau – Riam Mengelai Jalur pintas Kecamatan Pengkadan – Boyan TanjungTanjung. Simpang Mupa – Datah Diaan – Akses jalan pemukiman hulu sungaisungai. Lingkar Mupa – Transmigrasi – Jalur utama kawasan transmigrasi.
Simpang Senara – Simpang Sekubah – Penghubung logistik antar desadesa. Menendang – Nanga Temenang – Jalur produksi pertanian pedalaman. Tekalong – Tanjung – Akses transportasi masyarakat luar kota. Simpang Empat Suruk – Nanga Payang – Jalur penghubung desa terpencil. Nanga Danau – Nanga Bunut – Konektivitas pesisir sungai dan darat. (fik)
Editor : Hanif