PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas Hulu resmi mencanangkan dan melepas petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di aula SATAP, Senin (22/6)
Dalam sambutannya, Kepala BPS Kabupaten Kapuas Hulu Nurul Isnaen Sya'bani menjelaskan bahwa pelaksanaan SE2026 memiliki tujuan utama, menyediakan data dasar dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir; memetakan potensi serta struktur usaha di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah dan nasional yang lebih tepat sasaran; mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing.
"Untuk mendukung pelaksanaan tugas ini, BPS Kabupaten Kapuas Hulu telah menyiapkan sebanyak 287 petugas yang telah mengikuti pelatihan secara intensif. Rincian petugas meliputi 246 Petugas Pencacah Lapangan (PPL), 41 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML)," katanya.
Baca Juga: Pemkab Kayong Utara dan BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 Melalui Kegiatan Fun Walk
Ia mengatakan, pendataan sensus ekonomi sudah dilakukan sudah dilakukan sejak bulan Mei 2026 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026.
"Jadi yang kita data itu banyak mulai dari usaha-usaha yang ada. Kemudian juga yang didata itu karakteristik dari rumah tangga itu sendiri," tuturnya
Dirinya mengimbau kepada para petugas, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan humanis sehingga masyarakat yang didata dapat memberikan datanya secara riil dan iklas.
Sementara itu Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Kapuas Hulu atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi instrumen penting dalam memetakan perkembangan ekonomi daerah, mulai dari jumlah dan sebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, tingkat pemanfaatan teknologi digital, penyerapan tenaga kerja, hingga identifikasi sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi untuk dikembangkan di masa mendatang.
"Saat ini perekonomian Kabupaten Kapuas Hulu terus menunjukkan perkembangan positif sehingga diperlukan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, lurah, serta masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus.
Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pihak, terutama dalam memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.
"Saya menekankan pentingnya dukungan terhadap petugas lapangan agar proses pendataan dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu tanpa terkecuali," ujarnya.
Sebagai puncak acara, Bupati Kapuas Hulu melakukan pemukulan gong sebanyak tiga kali sebagai simbol dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan BPS Kabupaten Kapuas Hulu.
Selain itu, Bupati juga memasangkan atribut Sensus Ekonomi kepada perwakilan petugas sensus serta menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada mitra BPS. (fik)
Editor : Miftahul Khair