PONTIANAK POST - Berdasarkan data Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu saat ini masih terdapat sekitar 10 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kapuas Hulu yang membutuhkan perhatian dan akan terus bertahap penanganannya.
Hambali Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan, tahun ini sudah ada 563 rumah di Kapuas Hulu yang sudah mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) melalui program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) untuk tahap pertama dan saat ini masih dalam proses pengerjaan.
"Kemungkinan kita akan mendapatkan 200 bantuan BSPS kembali tahap kedua," katanya, pada Rabu (24/6).
Baca Juga: Pemkab Mempawah Sosialisasikan Bantuan Perbaikan RTLH dan Sanitasi Tahun 2026
Hambali menjelaskan, untuk kategori penerima BSPS ini adalah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan dilihat dari kondisi rumah yang memang tidak layak huni. Artinya penerima bantuan ini sudah memiliki bangunan rumah.
"Yang tidak memiliki bangunan rumah dipastikan tidak akan mendapatkan program ini. Selain itu bangunan rumah itu atapnya bocor, dinding kayu nya retak dan lantai rumahnya sudah tidak karuan," ujarnya.
Hambali menegaskan, program BSPS ini diperuntukkan untuk merehab rumah, bukan bangun baru. "Jadi rumah yang benar-benar mendapatkan bantuan ini adalah rumah yang hampir roboh," ucapnya.
Melalui program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) itu, setiap penerima akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp20 juta per rumah.
Baca Juga: Pemkab Sambas Pastikan Bantuan RTLH di Wilayah Perbatasan Tepat Sasaran dan Terverifikasi Ketat
"Kami sangat berterima kasih karena program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Masih banyak rumah warga yang kondisinya belum layak huni. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih sehat dan nyaman," katanya.
Untuk program BSPS ini berjalan baik, dirinya meminta dari Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) ini dapat mengawasi betul berjalannya program BSPS dilapangan.
"Kami harap kepada TFL dapat bekerja secara maksimal dan sesuaikan dengan prosedur yang ada. Jangan sampai ada masalah di kemudian hari," harapnya.
Sambungnya dirinya pun berharap kepada penerima program BSPS ini dapat merubah kehidupan mereka menjadi lebih layak huni kediamannya.
"Karena kita berharap masyarakat yang masih menghuni rumah tak layak huni dapat lebih nyaman mendiaminya setelah ada program BSPS ini," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair