Pilkades Serentak di Kapuas Hulu Rampung Digelar, Petahana Banyak Tumbang

Taufik As • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:02 WIB
Pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu. (ISTIMEWA)
Pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pemilihan Pelaksanaan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di Kapuas Hulu kemarin berjalan aman dan tertib. Diketahui bahwa sejumlah petahana Kades yang bertarung pada Pilkades kemarin banyak yang tumbang karena tidak terpilih kembali.

Hal ini disampaikan Flora Simba, Plt Kabid Pemdes DPMD Kapuas Hulu. "Jika dilihat memang banyak petahana Kades yang tumbang dalam pelaksanaan Pilkades kemarin, " katanya, Senin (20/7).

Flora mengatakan, hingga hari ini pihaknya masih menunggu data dari Kecamatan terkait hasil Pilkades.

Baca Juga: Bupati Bersama Forkopimda Pastikan Pilkades Serentak 2026 di Kapuas Hulu Berjalan Aman dan Kondusif

Flora mengatakan pelaksanaan Pilkades di Kapuas Hulu ada 111 desa. Sampai hari ini pihaknya  menunggu data dari kecamatan. Rekapan hasil Pilkades sudah selesai, kini tinggal menunggu BA pengesahan BPD.

Flora juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian maupun panitia Pilkades yang sudah melaksanakan dan menjaga pelaksanaan Pilkades yang berjalan aman dan tertib.

"Karena kita juga dalam Pilkades kemarin tidak ada mendapatkan laporan keributan maupun kekacauan saat Pilkades," ungkapnya.

Lanjut Flora, untuk tahap selanjutnya terhadap Kades yang terpilih ini akan segera diusulkan ke Bupati untuk dilakukan pelantikan pada 2 Oktober 2026.

Baca Juga: Polres Kapuas Hulu Gelar Apel Pengamanan Pilkades Serentak, Wakapolres Tekankan Netralitas Personel

"Sesuai tahapan tanggal 2 Oktober 2026 pelantikan Kades terpilih, tetapi tergantung juga dari jadwal Bupati. Kita menyesuaikan saja," tuturnya.

Flora juga mengucapkan, selamat kepada Kades yang terpilih semoga amanah dalam menjalankan tugas, selain itu ia mengingatkan kepada Kades terpilih jangan terlalu euforia.

"Tetap merangkul masyarakat maupun tim lawan. Semangat membangun desa harus dikedepankan," ujarnya.

Selain itu Flora menegaskan, Kades yang sudah terpilih dan resmi dilantik nanti agar tidak serta merta mengganti perangkat desa yang sudah ada, kalaupun ingin mengganti ada persyaratan yang harus dipenuhi.

"Kades itu boleh mengganti perangkatnya jika ada perangkat desa yang meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan karena ada permasalahan di desa.  Karena memang ada aturan yang mengikat, tidak boleh sembarangan mengganti perangkat desa," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris DPMD Kapuas Hulu, Khusayri mengucapkan selamat kepada Kades yang terpilih pada Pilkades kemarin.

Baca Juga: Deklarasi Damai Pilkades Kapuas Hulu: 26 Calon Kades Melawan Kotak Kosong, Satu Desa Nihil Kandidat

"Kita harap Kades yang terpilih tersebut dapat kembali merajut persatuan dan kesatuan di desa, jangan sampai ada perpecahan di masyarakat akibat Pilkades ini," harapnya.

Khusayri mengingatkan kepada kades yang telah terpilih dan akan dilantik nanti agar amanah. Yakni, menjaga jabatan yang sudah dipercayakan masyarakat, sehingga diharapkan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Yang namanya amanah itu berat. Jadi, harus bisa dipikul dengan kuat. Jadikan amanah ini sebagai modal dasar untuk menjadi kepala desa yang betul-betul diidamkan masyarakat," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
pilkades kapuas hulu petahana kepala desa Pilkades Serentak