PONTIANAK POST - Sebanyak 150 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meramaikan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Kapuas Hulu yang akan berlangsung pada 21-25 Juli 3026. Ratusan UMKM tersebut menjual kuliner dan kerajinan tangan khas Kapuas Hulu.
"Para UMKM itu rata-rata menjual kuliner nusantara dan juga produk kerajinan tangan khas Kapuas Hulu," kata Petrus Bagian Stand Pameran Pengurus Pekan Gawai Dayak Kapuas Hulu 2026, Selasa (21/7).
Petrus mengatakan keterlibatan UMKM dalam Pekan Gawai Dayak Kapuas Hulu 2026 sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mempromosikan produk dan kuliner unggulan Kapuas Hulu.
Sehingga, pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kapuas Hulu itu tidak semata-mata untuk pelestarian adat dan budaya, namun juga mempromosikan kuliner nusantara dalam menarik perhatian para wisatawan ke Kapuas Hulu.
"Untuk kuliner itu ada bagian yang halal dan ada juga non halal, kami sudah menata tempat masing-masing pedagang yang berjualan," ujarnya.
Petrus berpesan agar para pelaku usaha dan juga pengunjung kegiatan pekan gawai dayak untuk tetap menjaga kebersihan, keamanan serta keterlibatan dalam rangka mensukseskan acara tersebut.
Untuk diketahui, Pekan Gawai Dayak Kapuas Hulu Tahun 2026 dipusatkan Gelanggang olahraga (GOR) sepak bola Uncak Kapuas Kota Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Baca Juga: Wagub Kalbar Sebut Gawai Dayak Benteng Identitas Masyarakat Adat di Tengah Globalisasi
Selama kegiatan, panitia memperlombakan berbagai jenis perlombaan tradisional, seperti menyumpit, lomba gasing, tari-tarian, busana dayak, seni melukis perisai, lomba masak makanan tradisional dan berbagai perlombaan tradisional sebagai upaya pelestarian adat dan seni budaya. (fik).
Editor : Miftahul Khair