PONTIANAK POST – Ribuan langkah berpadu dalam semangat budaya saat Pawai Festival Pekan Gawai Dayak Ke-IV Tahun 2026 digelar di Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (21/7/2026). Tidak hanya menjadi perayaan adat, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan antarkelompok.
Agar seluruh rangkaian festival berjalan aman dan lancar, Polres Kapuas Hulu bersama jajaran Polsek melakukan pengamanan terpadu di sepanjang jalur pawai.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati perhelatan budaya tahunan tersebut dengan nyaman, tanpa gangguan keamanan maupun hambatan lalu lintas.
Tradisi Budaya dengan Pengamanan Terpadu
Pengamanan pawai dipimpin Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Nyandang, S.H. selaku koordinator lapangan.
Personel dari berbagai satuan fungsi Polres Kapuas Hulu serta jajaran Polsek diterjunkan dan ditempatkan pada sejumlah titik strategis sepanjang rute pawai.
Pengamanan melibatkan personel Satlantas, Samapta, Intelkam, Reskrim, hingga anggota Polsek jajaran.
Setiap personel menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan terbuka dan tertutup, hingga pemantauan situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.
Jaga Kelancaran Arak-Arakan Budaya
Dalam pelaksanaan pawai, personel Satlantas melakukan pengawalan terhadap rombongan peserta sekaligus mengatur arus kendaraan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Petugas juga membantu masyarakat yang menghadiri festival, termasuk mengatur penyeberangan pejalan kaki, menjaga persimpangan jalan, serta memberikan imbauan agar warga tetap tertib selama menyaksikan pawai.
Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Nyandang mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam mendukung keberlangsungan agenda budaya masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami mengedepankan langkah preventif, pengaturan lalu lintas, patroli, serta pengamanan di sepanjang rute pawai agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Gawai Dayak, Warisan yang Terus Hidup
Pekan Gawai Dayak menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat Dayak untuk menampilkan kekayaan budaya, mulai dari tradisi adat, seni, pakaian khas, hingga nilai kebersamaan yang diwariskan turun-temurun.
Festival ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Melalui kegiatan seperti ini, identitas budaya daerah terus dirawat agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Kapuas Hulu sebagai salah satu wilayah dengan keberagaman budaya di Kalimantan Barat terus menjaga tradisi tersebut melalui berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan tokoh adat, pemerintah, komunitas budaya, dan generasi muda.
Polri Hadir dalam Ruang Kebudayaan Masyarakat
Kehadiran aparat kepolisian dalam festival budaya tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi bagian dari implementasi program “Polri HADIR” yang diusung Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H., dengan menghadirkan kepolisian yang profesional, humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.
Sinergi antara Polres Kapuas Hulu, jajaran Polsek, panitia penyelenggara, instansi terkait, dan masyarakat membuat Pawai Festival Pekan Gawai Dayak Ke-IV Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan meriah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu tetap terjaga kondusif.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro