KONI Kapuas Hulu Terima Hibah Rp500 Juta, Pengcab Cabor Soroti Kesiapan Atlet Menuju Porprov 2026

Taufik As • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 09:14 WIB

 

DOK
PORPROV : Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat melepas atlet Porprov tahun 2022.
DOK PORPROV : Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat melepas atlet Porprov tahun 2022.

PONTIANAK POST  - Kecilnya bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kepada KONI Kapuas Hulu untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar di Pontianak membuat para cabang olahraga di Kabupaten Kapuas Hulu terkena dampaknya. Sejumlah Pengcab mulai berpikir untuk memberangkatkan atletnya secara maksimal untuk ke Porprov 2026.

Abu Isa Ketua Pengurus Cabang Olahraga Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan, pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menghibahkan Rp500 juta dan kerja keras KONI Kapuas Hulu yang terus berjuang agar Porprov 2026 tetap bisa dihelat.

"Tetapi dilihat dari nominal bantuan itu serasa tidak mungkin bisa memberangkatkan atlet dengan maksimal, karena dengan jumlah Cabor yang sangat banyak serasa sulit untuk memberangkatkkan Cabor mana yang dipilih,"katanya.

Baca Juga: Kapolres Kapuas Hulu Pastikan Pengamanan Pekan Gawai Dayak Ke-IV 2026 Berjalan Aman dan Kondusif

Isa mengatakan, hampir semua Cabor juga telah mempersiapkan diri untuk ajang Porprov 2026. Ia mencontohkan seperti Cabor Shorinji Kempo yang telah menyiapkn 20 kelas pertandingan, sedangkan pihaknya paling tidak memberangkatkan 10-12 orang untuk berlaga di Pontianak.

 "Ide dari KONI juga kita apresiasi untuk menyeleksi mana-mana Cabor yang menjadi unggulan yang diberangkatkan , tetapi dengan biaya yang minim mustahil kita bisa mencetak prestasi yang maksimal karena kita tidak hanya bicara asal berangkat, tapi kita juga harus mempersiapkan atlet kita dengan maksimal melalui TC dan extrapudding serta vitamin, belum lagi sapras, dan biaya-biaya keberangkatan, penginapan dan lain-lain, " ujarnya.

Isa pun berharap agar dana hibah tersebut bisa dapat ditambah lagi, minimal untuk TC atlet dan sarana dan prasarana olahraga Kapuas Hulu.

Sementara itu Dini Ardianto Ketua Inkanas Kapuas Hulu menyampaikan, melihat kondisi ekonomi saat ini, memang pemerintah sangat kesulitan untuk membagi keuangan dalam hal Porprov. Dini mengatakan, Pengcab olahraga di Kapuas Hulu tidak dapat lagi  berharap ke pemerintah dengan kondisi ekonomi saat ini maka perlu dari KONI Kapuas Hulu untuk mencari sponsor pihak ketiga yang bisa membantu mendukung tim Porprop Kapuas Hulu.

Sementara itu Tommy, Ketua Hapkido Kapuas Hulu menyampaikan, pihaknya menyayangkan terbatasnya anggaran hibah untuk Porprov 2026 ini. Pihaknya tetap menunggu perkembangan informasi dari KONI Kapuas Hulu mengenai Porprov ini.

Sementara itu Ketua Pengcab PTMSI Kapuas Hulu, Jamali menyampaikan bahwa  Pengcab PTMSI Kabupaten Kapuas Hulu pada dasarnya mengikuti saja kebijakan dari KONI Kabupaten Kapuas Hulu terkait Porprov. Sedangkan ketua PBVSI Kapuas Hulu Abang Surahman mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah para atletnya akan berangkat ke Porprov atau tidak mengingat kondisi keuangan KONI Kapuas Hulu saat ini.

Ketua PSSI Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyampaikan, pihaknya tetap berusaha memberangkatkan atlet sepakbola.

Baca Juga: Ketika Gawai Dayak Menyatukan Warga, Tradisi Kapuas Hulu Dijaga Bersama

"Berapa pun anggaran yang diberikan KONI Kapuas Hulu kami akan tetap ikut Porprov.

Kami akan merangkul penggiat olahraga bola tetap berangkat porprov meskipun menggunakan dana mandiri, " pungkasnya. (fik)

Editor : Miftakhair
Kapuas Hulu cabor koni olahraga dana hibah