PONTIANAK POST - Kepolisian Sektor (Polsek) Putussibau Selatan bersama instansi terkait menggelar kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (Mobile VCT) atau tes HIV/AIDS secara mobile di sejumlah kafe dan tempat karaoke di wilayah Kecamatan Putussibau Selatan, Selasa (21/7) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya bersama Kepala Puskesmas Putussibau Selatan dr. Irma Mulyani beserta tenaga kesehatan.
Turut hadir personel Koramil 1206-06 Putussibau serta unsur Kecamatan Putussibau Selatan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca Juga: Dinkes Pontianak Temukan 42 Kasus HIV Baru hingga Juni 2026, Angka Menurun Dibanding Tahun Lalu
Mobile Test HIV bertujuan memberikan pelayanan kesehatan secara jemput bola kepada kelompok masyarakat yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B melalui pemeriksaan triple elimination, sekaligus memberikan edukasi, konseling, serta rujukan bagi peserta yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.
Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi dua kelompok untuk menjangkau sejumlah lokasi sasaran. Dari enam titik yang direncanakan, hanya dua lokasi yang masih beroperasi dan terdapat populasi sasaran, yakni Kafe Mutiara Baru dengan 14 orang yang menjalani pemeriksaan serta Kafe Gogo dengan 6 orang peserta. Rekapitulasi hasil pemeriksaan masih dalam proses dan akan disampaikan oleh pihak Puskesmas setelah seluruh tahapan selesai.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengelola kafe dan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, meningkatkan pengawasan di lingkungan usaha, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, serta segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas maupun Kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan maupun keamanan.
"Kgiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif," katanya.
Kapolsek mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada deteksi dini penyakit menular, tetapi juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara instansi pemerintah, tenaga kesehatan, TNI, dan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
"Diharapkan kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, mencegah penyebaran penyakit menular, serta mewujudkan wilayah hukum Polsek Putussibau Selatan yang sehat, aman, dan kondusif, " pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair