Lasarus Janji Revitalisasi Rumah Betang Semangkok, Cagar Budaya Berusia Lebih dari 100 Tahun di Kapuas Hulu

Taufik As • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:28 WIB
Lasarus Ketua Komisi V DPR RI Hulu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satunya mengunjungi situs budaya rumah betang Semangkok Kapuas Hulu. (TAUFIK/PONTIANAK POST)
Lasarus Ketua Komisi V DPR RI Hulu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satunya mengunjungi situs budaya rumah betang Semangkok Kapuas Hulu. (TAUFIK/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Lasarus Ketua Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu. Didampingi Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, dia mengunjungi salah satu situs Cagar Budaya Rumah Betang Kapuas Hulu yakni rumah Betang Semangkok, Senin (27/7). 

Usai meninjau situs tersebut, di hadapan wartawan Lasarus berjanji akan melakukan revitalisasi terhadap Rumah Betang Semangkok Desa Ariung Mendalam Kecamatan Putussibau Utara. 

"Jadi rumah betang Semangkok ini akan kita revitalisasi seperti rumah betang Linda Kecamatan Putussibau Selatan," katanya. 

Baca Juga: Cerita dari Ensaid Panjang: Saat Rumah Betang, Tenun Ikat, dan Hutan Menjadi Nafas Kehidupan Masyarakat Adat Dayak

Lasarus mengatakan, jika situs Cagar budaya ini dilakukan perbaikan maka akan menambah objek wisata yang ada karena akan menambah daya tarik masyarakat mau kerumah betang ini, apalagi pemandangan didepan betang ini adalah sungai Mendalam yang masih sangat jernih. 

"Disini alamnya masih sangat mendukung dimana masyarakat masih bisa melakukan arung jeram dan memancing," ucapnya. 

Lasarus mengatakan, dirinya belum bisa memastikan kapan dan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi rumah betanng ini karena harus dihitung dulu berapa banyak kerusakannya. Namun dipastikan secepatnya dan semua tergantung dari pihak kementerian. 

"Yang jelas rumah betang yang kita bangun ini nantinya sama dengan rumah betang yang ada di Linda. Dimana antara rumah utama dan dapur itu kita pisah karena rumahe betang ini sangat rentang dengan bencana kebakaran sehingga ketika ada kebakaran didapur kita masih bisa lokalisir," jelasnya. 

Baca Juga: Persiapan Gawai Adat Dayak Sanggau Hampir Sempurna, Panitia Matangkan Agenda Budaya di Rumah Betang

Sementara itu Paustinus Ketua Situs Cagar Budaya Betang Semangkok menyampaikan, pihaknya sangat menyambut baik upaya dari Ketua Komisi V DPR RI untuk membangun baru atau merevitalisasi rhmah betang Semangkok ini karena kondisi dari rumah betang ini sudah tidak layak karena umurnya sudah seratus tahun lebih. 

"Kami untuk merehab rumah betang ini tidak boleh melakukan pengrehaban sendiri karena ini situs Cagar budaya," ujarnya. 

Ia mengatakan, yang perlu diperbaiki terhadap rumah betang ini adalah kondisi atapnya yang sudah lapuk, dan tiangnya sudah banyak terkikis, kemudian lantainya sudah banyak bergelombang. 

"Kami berharap dari Pemerintah Daerah hingga Pusat dapat memperhatikan rumah betang ini karena kami ingin melestarikannya," ujarnya.

Sambung Paustinus, di rumah betang ini ada 48 Kepala Keluarga yang tinggal, dan ada 16 bilik. "Jadi dalam satu bilik biasanya ada 2-3 KK. Kami yang tinggal disini sudah generasi yang keenam," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
rumah betang semangkok Kapuas Hulu cagar budaya Lasarus