Kapal Tongkang Terkendala Dangkalnya Sungai Kapuas, Pemkab Kapuas Hulu Usulkan Pengalihan Rute Pasokan BBM

Taufik As • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 13:33 WIB
Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Budy Prasetyo.
Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Budy Prasetyo.

PONTIANAK POST - Kemarau panjang di Kalimantan Barat berdampak langsung pada kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak ke Kabupaten Kapuas Hulu. Debit air Sungai Kapuas yang terus menyusut menyebabkan jalur transportasi sungai tidak optimal, sehingga pasokan BBM berpotensi tersendat. Antrean panjang pun sudah mulai tampak di SPBU di Kota Putussibau. 

Selama ini, penyaluran BBM ke Kapuas Hulu mengandalkan jalur sungai dari Terminal BBM Sintang menggunakan kapal tongkang. Namun kondisi sungai yang surut membuat kapal dengan muatan besar tidak dapat melintas.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo mengatakan Pemkab telah menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga: Polres Kubu Raya Pastikan Stok BBM Masih Aman, Ungkap Penyebab Antrean Panjang di Sejumlah SPBU

“Kalau kemarau seperti ini, pengambilan minyak dari Pontianak bisa menjadi terkendala sehingga berpotensi terjadi kelangkaan,” kata Budi Prasetyo Rabu, (28/7).

Ia menjelaskan, sebagai langkah jangka pendek, Pemkab Kapuas Hulu akan segera berkoordinasi dengan pihak SBM Pertamina Sintang. Tujuannya agar Kabupaten Kapuas Hulu mendapat prioritas dalam pengiriman BBM selama musim kemarau berlangsung.

“Selain itu kami juga berharap kuota BBM untuk Kapuas Hulu tetap dipertahankan dan tidak mengalami pengurangan. Ini penting untuk menjaga ketersediaan di SPBU serta mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat,” ujarnya. 

Budi mengatakan, pengalihan rute distribusi dari Pontianak memang menjadi pilihan saat ini. Meski jarak tempuh lebih jauh dan memakan waktu lebih lama dibanding jalur sungai dari Sintang, langkah ini harus ditempuh agar stok di daerah tidak kosong.

Baca Juga: Mengapa SPBU Pontianak dan Kubu Raya Masih Antre BBM? Ini Penyebab dan Langkah Pertamina

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, lanjut Budi, akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan. Koordinasi dengan Pertamina, aparat keamanan, dan pengelola SPBU juga terus dilakukan.

“Kami berkomitmen agar pasokan energi di daerah tetap aman meskipun menghadapi tantangan akibat kondisi cuaca. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan menggunakan BBM seperlunya,” pungkas Budi Prasetyo.

Hingga saat ini, stok BBM di Kapuas Hulu masih dalam kondisi aman. Namun Pemkab dan Polres meminta masyarakat tetap bijak dalam menggunakan BBM selama musim kemarau belum berakhir. (fik)

Editor : Miftahul Khair
Kapuas Hulu Pertamina bbm sungai kapuas putussibau