Debit Sungai Kapuas Surut, Pemkab Kapuas Hulu Siapkan Strategi Jaga Pasokan BBM: Perkuat Koordinasi dengan Pertamina

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:06 WIB
Kapal tanker Pertamina bersandar di Depot Pertamina Siantan, Pontianak, Selasa (28/7). Keterlambatan satu kapal pengangkut akibat kondisi air surut memicu antrean di sejumlah SPBU. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGA)
Kapal tanker Pertamina bersandar di Depot Pertamina Siantan, Pontianak, Selasa (28/7). Keterlambatan satu kapal pengangkut akibat kondisi air surut memicu antrean di sejumlah SPBU. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGA)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) akibat musim kemarau yang menyebabkan debit Sungai Kapuas terus menurun.

Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari memperkuat koordinasi dengan Pertamina hingga mengupayakan agar kuota BBM untuk Kapuas Hulu tetap terjaga selama jalur distribusi menghadapi kendala.

Prioritaskan Koordinasi dengan Pertamina

Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi meski distribusi menghadapi tantangan.

Baca Juga: Antrean Panjang SPBU Kalbar Segera Berakhir! Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi, Pasokan BBM Terus Ditambah

Menurutnya, koordinasi dengan SBM Pertamina Sintang menjadi prioritas utama agar pengiriman BBM ke Kapuas Hulu tetap berjalan dan memperoleh perhatian khusus selama musim kemarau.

“Kalau kemarau seperti ini, pengambilan minyak dari Pontianak bisa menjadi terkendala sehingga berpotensi terjadi kelangkaan,” kata Budi Prasetyo.

Upayakan Kuota BBM Tetap Terjaga

Selain memastikan kelancaran distribusi, Pemkab Kapuas Hulu juga meminta agar alokasi kuota BBM untuk daerah tersebut tidak dikurangi.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan BBM di SPBU, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi, transportasi, dan pelayanan masyarakat tetap berjalan normal meski pasokan menghadapi tantangan akibat kondisi alam.

Baca Juga: Kapolda Alberd Teddy Apresiasi Keberhasilan Polres Bengkayang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jadi Contoh Dukung Swasembada Pangan

Budi menegaskan, stabilitas pasokan energi menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah selama musim kemarau berlangsung.

Siapkan Alternatif Jalur Distribusi

Sebagai bagian dari strategi antisipasi, Pemkab Kapuas Hulu juga mendukung pengalihan jalur distribusi BBM dari Pontianak apabila jalur sungai dari Terminal BBM Sintang tidak dapat dilalui kapal bermuatan besar akibat surutnya Sungai Kapuas.

Meski rute tersebut memiliki jarak tempuh yang lebih panjang dan waktu distribusi lebih lama, langkah itu dinilai menjadi solusi agar stok BBM di Kapuas Hulu tetap tersedia dan tidak mengalami kekosongan.

Pantau Distribusi Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memastikan pemantauan distribusi BBM akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan Pertamina, aparat keamanan, serta pengelola SPBU.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi hambatan distribusi maupun peningkatan permintaan BBM di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Wagub Kalbar Soroti Distribusi BBM dan Potensi PAD, KSBSI Desak Kelangkaan Pertalite Segera Diatasi

“Kami berkomitmen agar pasokan energi di daerah tetap aman meskipun menghadapi tantangan akibat kondisi cuaca. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan menggunakan BBM seperlunya,” ujar Budi Prasetyo.

Hingga saat ini, stok BBM di Kabupaten Kapuas Hulu masih dilaporkan dalam kondisi aman. Pemerintah daerah bersama Pertamina dan aparat terkait akan terus melakukan evaluasi agar distribusi energi tetap berjalan lancar hingga musim kemarau berakhir.

Editor : Miftahul Khair
Sungai Kapuas surut Kapuas Hulu Kelangkaan BBM Pertamina distribusi bbm