PONTIANAK POST - Prestasi Kabupaten Kapuas Hulu pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara mengalami kemunduran.
Daerah yang selama ini dikenal sebagai Bumi Uncak Kapuas ini harus terlempar dari enam besar pada MTQ sebelumnya.
Pada MTQ di Kayong Utara, Kabupaten Kapuas Hulu berada diperingkat 13 tidak lagi berada di jajaran enam besar dimana Kapuas Hulu hanya mampu meraih poin 18 . Posisi enam besar ditempati Kabupaten Ketapang.
Pada ajang tersebut Kabupaten Kubu Raya keluar sebagai juara umum dengan meraih poin 213, diikuti Kabupaten Mempawah 202 poin , Kota Pontianak 178 poin, Kabupaten Sambas 159 poin, Kabupaten Kayong Utara 124 poin, Kabupaten Ketapang 114 poin, Kabupaten Sanggau 66 poin, Kota Singkawang 65 poin, Kabupaten Melawi 42 poin, Kabupaten Sintang 41 poin, Kabupaten Landak 33 poin, Kabupaten Sekadau 29 poin, Kabupaten Kapuas Hulu 18 poin dan Kabupaten Bengkayang 12 poin.
Pembinaan kafilah MTQ Kapuas Hulu berada di bawah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kapuas Hulu yang dipimpin Ketua Umum H. Sarbani.
Topan Ali Akbar Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu menyampaikan, anjloknya prestasi LPTQ Kapuas Hulu dipicu karena psikis peserta terganggu, karena belum juga bertanding, para kafilah Kapuas Hulu harus dihadapkan dengan perjalanan yang jauh menunu Kayong Utara.
"Kita juga tidak bisa menyalahkan siapa-siapa dalam anjlok prestasi LPTQ Kapuas Hulu ini, " katanya.
Ali mengatakan, selain itu memang penampilan dari peserta daerah lain lebih hebat ketimbang Kapuas Hulu.
"Yang pasti peserta dari daerah lain lebih hebat belajarnya, lebih tekun, dan lebih giat. Sementara kita belajarnya biasa-biasa saja, " ujar Ali.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, prestasi MTQ di Kayong Utara ini tentu menjadi evaluasi bersama baik dari LPTQ maupun Pemkab Kapuas Hulu agar kedepan prestasi LPTQ Kapuas Hulu lebih baik.
"Terus memang kita sudah dua tahun tidak mengadakan MTQ tingkat Kabupaten sehingga bakat-bakat baru yang belum terdeteksi tidak terbaca, " ucapnya.
Ali yang juga mendampingi para kafilah MTQ di Kayong Utara tersebut menyampaikan, bahwa dirinya bersama Bupati kemarin sudah bersepakat agar MTQ tingkat Kabupaten selalu diselenggarakan setiap tahun.
"Mudah-mudahan tahun 2027 nanti jika tidak ada pergeseran anggaran dan lain-lain, MTQ tingkat Kabupaten agar diselenggarakan di Kecamatan Pengkadan, " ucapnya.
Sambung Ali, menurunnya prestasi LPTQ Kapuas Hulu dapat menjadi suatu evaluasi bagi semuanya. Maka dari itu dirinya mengajak semua untuk berbenah diri bagaimana meningkatkan prestasi LPTQ Kapuas Hulu ini lebih baik kedepanya.
"Saya mengajak mari LPTQ Kapuas Hulu berbenah diri dalam melakukan pembinaan terhadap para kafilah kedepannya dengan melakukan pembinaan terhadap bakat-bakat yang baru karena ini tidak bisa dilakukan secara instan, " pungkasnya. (fik)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro