Dibalik Merosotnya Prestasi LPTQ Kapuas Hulu, Ada Putra Kapuas Hulu Kemilau di Kubu Raya 

Taufik As • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Inas Syafiq Rajwa saat meraih juara pertama di kategori hafalan hadist 500 putra di MTQ Kayong Utara. Namun Inas membawa nama Kabupaten Kubu Raya. (ISTIMEWA)
Inas Syafiq Rajwa saat meraih juara pertama di kategori hafalan hadist 500 putra di MTQ Kayong Utara. Namun Inas membawa nama Kabupaten Kubu Raya. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Merosotnya prestasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kapuas Hulu pada ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXXIV di Kabupaten Kayong Utara. Kabupaten Kapuas Hulu tidak mampu mempertahankan peringkat 6 yang diraihnya pada MTQ ke XXXIII di Kapuas Hulu. Justru prestasinya melorot ke peringkat 13. 

Namun di balik melorotnya prestasi LPTQ Kapuas Hulu ada cerita dibaliknya, ada aset berlian Kapuas Hulu yakni Inas Syafiq Rajwa peraih medali emas di kategori hafalan hadis 500 putra. Namun prestasi yang diraih tersebut bukanlah membawa nama Kapuas Hulu melainkan membawa nama Kabupaten Kubu Raya. 

Inas Syafiq Rajwa merupakan putra asli asal Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu. Saat diwawancara Pontianak Post pria yang akrab disapa Inas ini menyampaikan, saat ajang MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Kayong Utara, dirinya membela Kabupaten Kubu Raya bukan Kabupaten Kapuas Hulu. Saat ajang satu tahunan tersebut dirinya meraih juara satu kategori hafalan hadist 500 Putra. 

Baca Juga: Setelah 7 Kali Juara Umum, Mempawah Tumbang di MTQ Kalbar 2026, Kubu Raya Rebut Gelar

"Alhamdulillah saya juara, Insya Allah dari Bupati Kubu Raya sudah menjanjikan untuk peraih medali emas akan diberi bonus umroh," katanya, Minggu (9/8). 

Inas pun menjelaskan bagaimana dirinya bisa membela Kabupaten Kubu Raya di ajang MTQ tingkat provinsi di di Kayong Utara tersebut.

Semua bermula ketika dirinya mengikuti ajang MTQ di tingkat Kabupaten yang digelar di Kubu Raya. Pada pergelaran tersebut, peserta yang juara harus mewakili Kubu Raya untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi di Kayong Utara. 

"Kegiatan MTQ tingkat Kabupaten itu digelar pada April 2026, dan saat itu saya menang dan otomatis saya mewakili Kubu Raya di ajang MTQ tingkat Provinsi di Kayong Utara," ujarnya. 

Baca Juga: Mempawah Runner-up MTQ ke-34 Kalbar, Ketua DPRD Sebut Hasil Ini Harus Jadi Cambuk untuk Bangkit

Dirinya saat ini mengenyam pendidikan di Kota Pontianak. Dia mengaku lebih nyaman belajar Alquran di Kubu Raya bersama Ustadz yang dikaguminya, selain itu belajarnya langsung bertatap muka. 

"Bukan berarti saya belajar Quran ini lebih nyaman di Kubu Raya atau Kapuas Hulu. Yang jelas saya nyaman belajar itu karena lokasinya lebih dekat dan saat ini saya pun tinggal di Kubu Raya," ujarnya. 

Dia mengakui pembinaan untuk hafalan hadist yang diajarkan oleh ustadnya ini sungguh luar biasa dan bahkan cita-citanya diajarkan hafalan hadist ini bersama ustadz yang dikaguminya selama ini tercapai. 

"Cita-cita saya diajarkan hafalan hadist ini dengan ustadz yang saya kagumi berkat adanya MTQ di Kubu Raya. Adanya MTQ tingkat Kabupaten di Kubu Raya ini saya mendapatkan kesempatan belajar ilmu dari ustadz yang saya kagumi selama ini," ujarnya. 

Dirinya mengaku sebelum dirinya membela Kubu Raya di ajang MTQ di Kayong Utara, dirinya sudah meminta izin ke pelatih di Kapuas Hulu akan membela Kubu Raya dan dirinya juga sudah diizinkan. 

"Niat saya sebenarnya hanya ingin belajar dan mencari pengalaman saja," ucapnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Bonus dari OSO, Juara 1 MTQ Kalbar dari Kayong Utara Dijanjikan Hadiah Umrah 

Disinggung anjloknya prestasi LPTQ Kapuas Hulu tahun ini, dirinya menilai suatu hal yang wajar saja, karena masih masa transisi dari pengurus lama ke pengurus baru. 

"Saya lihat masih wajar untuk pengurus baru ini mengikuti MTQ tingkat Provinsi ini. Sehingga prestasi yang dicapai pun kurang. Lagipula peserta yang ikut dari Kapuas Hulu itu masih peserta lama, hanya saja mungkin rezeki untuk Kapuas Hulu tahun ini memang merosot," ujarnya. 

Sambung Inas, apa yang disampaikan ini tidak ada indikasi ke arah negatif untuk kafilah Kapuas Hulu, memang tahun ini rezekinya Kapuas Hulu belum baik saja karena masa transisi kepengurusan, dan itu menjadi catatan juga untuk berbenah kedepannya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
hafalan hadis Juara 1 MTQ XXXIV Kalbar 2026 LPTQ