Satgas Penyuluhan Mabes TNI Bagikan Masker kepada Warga Batang Lupar Terdampak Kabut Asap

Taufik As • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:38 WIB
Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap dengan membagikan masker kepada masyarakat.(ISTIMEWA)
Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap dengan membagikan masker kepada masyarakat.(ISTIMEWA)

PONTIANAK POST  - Selain memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla di wilayah Kecamatan Batang Lupar, Selasa (1/9/2026).

Dlam kegiatan tersebut, Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI, Kolonel Laut (PM) Sugeng membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah untuk membantu melindungi warga dari dampak buruk asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pembagian masker dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi karhutla. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta larangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Baca Juga: Kabut Asap Selimuti Kapuas Hulu, Dinas Pertanian Sebut Tidak Ada Lahan Perusahaan Sawit Terbakar

Kolonel Laut (PM) Sugeng menyampaikan, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, tetapi juga harus diiringi dengan langkah-langkah pencegahan serta perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.

“Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan upaya pencegahan karhutla, kami juga membagikan masker sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak kabut asap,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla sekaligus menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak asap.

Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Baca Juga: “Belajar dari Rumah Bukan Libur!”, Kadis Dikbud Kapuas Hulu Sentil Guru Bolos

"Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat, upaya pencegahan serta penanganan karhutla di wilayah Batang Lupar diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan optimal," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftakhair
Tim Satgas Kapuas Hulu mabes kabut asap TNI