PONTIANAK POST – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Senin (7/9) pagi mengakibatkan terjadinya tanah longsor di wilayah Desa Tanjung dan Desa Medang Permai.
Ahmadin Kepala Desa Tanjung Kecamatan Suhaid menyampaikan, kejadian longsor begitu cepat menghabiskan 20 meter bibiran pantai yang ada. "Untuk korban tidak ada saat longsor kemarin, ada 20 meter tanah bibir pantai," katanya, Selasa (8/9).
Ahmadin mengatakan, ada 15 rumah warganya yang terancam karena longsor tersebut, bibiran pantai sungai yang ada kini tersisa 15 meter lagi rumah warganya. "Jika kembali terjadi longsor lagi, maka bisa saja belasan rumah warga akan ambruk," ucapnya.
Untuk antisipasi terjadi kembali longsor akta Ahmadin, pihaknya bersama Muspika Suhaid akan melakukan pemasangan tebing sementara untuk melindungi rumah warga yang terancam longsor. "Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan pemasangan penahan longsor dari kayu," ucapnya.
Sementara Musa Sekretaris Camat Suhaid menyampaikan, bahwa ada dua desa diwilayah nya yang terkena longsor yakni Desa Tanjung dan Medang Permai namun tidak ada korban baik itu rumah maupun jiwa. "Longsor itu karena tanah tumpukan yang terkikis hujan yang terjadi kemarin," ujarnya.
Musa mengatakan, untuk program kedepan pihaknya bersama muspika akan melakukan penanaman pohon untuk menahan longsor. "Kita belum tahu pohon apa yang mau kita tanam nanti," tuturnya.
Sementara itu Iptu Hermansyah Kapolsek Suhaid menyampaikan menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Suhaid melaksanakan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan kondisi di lapangan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan masyarakat.
"Saya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat terjadi hujan deras dalam waktu yang cukup lama, mengingat kondisi tanah yang berpotensi mengalami longsor susulan," ujarnya.
Sambung Hermansyah, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun mengganggu akses transportasi.
"Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi dampak lebih lanjut akibat bencana tanah longsor tersebut," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair