PONTIANAK POST - Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di APMS Kecamatan Semitau sempat ricuh hingga hampir terjadi baku hantam antar masyarakat. Videonya lantas viral di media sosial.
Dari video yang beredar sejumlah pengantre BBM nyaris baku hantam dan terlihat sejumlah jeriken juga berjejer yang diduga digunakan untuk antre di APMS tersebut. Tak ingin masalah tersebut berkepanjangan, Forkopimcam Semitau bersama pihak pengelola APMS Energi Kapuas Semitau menggelar pertemuan untuk membahas insiden keributan antarwarga saat mengantre BBM sekaligus mencari solusi agar pelayanan BBM dapat berjalan tertib, aman dan kondusif.
Pertemuan berlangsung di aula Kecamatan Semitau, Kamis (24/9) pukul 10.00 WIB. Pertemuan yang dilakukan menyusul adanya keributan antar sesama pengantri BBM yang dipicu ketidaktertiban dalam antrean. Berdasarkan hasil pertemuan, situasi dapat diselesaikan di lokasi dan tidak terjadi pemukulan, melainkan hanya aksi saling dorong.
Baca Juga: Antrean Panjang BBM Berdampak ke Harga Sembako, Pemkab Sanggau Segera Bentuk Satgas
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali menyampaikan, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban, Forkopimcam Semitau memberikan sejumlah saran kepada pihak APMS. Salah satunya, pelayanan BBM pada Kamis (24/9) ditutup sementara dan akan kembali dibuka pada Jumat (25/9) dengan pengamanan personel Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan Semitau.
"Dalam pelayanan selanjutnya, pengelola APMS akan menerapkan sistem antrean menggunakan tali sebagai pembatas dan penanda urutan, sehingga masyarakat yang telah lebih dahulu mengantre mendapatkan pelayanan sesuai urutannya," katanya.
Selain itu kata Jamali, pelayanan BBM akan dibatasi sebanyak 5 liter per orang. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu pemerataan pelayanan serta mengurangi potensi terjadinya penumpukan dan ketidaktertiban dalam antrean.
Selain itu Camat Semitau bersama Forkopimcam juga akan menggelar pertemuan lanjutan pada Senin (28/9) dengan melibatkan unsur Muspika Semitau, Sejiram dan Suhaid, para pedagang kios serta pihak APMS. Pertemuan tersebut akan membahas langkah bersama dalam menciptakan mekanisme pelayanan BBM yang lebih tertib dan dapat diterima masyarakat.
Baca Juga: Cegah Gejolak Harga BBM Eceran di Kapuas Hulu: Warga Diminta Beli di SPBU, Polisi Perketat Penjagaan
Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama mengantre dan mengedepankan sikap saling menghormati. Penyelesaian persoalan secara bersama diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. (fik)
Editor : Miftahul Khair