Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Penumpang Terpaksa Alih Angkutan

Administrator • Sabtu, 21 September 2019 | 09:38 WIB
KLOTOK KANDAS: Suasana di dalam Kapal Motor Bintang Fortuna jurusan Teluk Batang-Rasau Jaya yang mengalami kandas saat berada di perairan Kubu di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (20/9). ISTIMEWA
KLOTOK KANDAS: Suasana di dalam Kapal Motor Bintang Fortuna jurusan Teluk Batang-Rasau Jaya yang mengalami kandas saat berada di perairan Kubu di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (20/9). ISTIMEWA
KM. Bintang Fortuna Terjebak Beting

SUKADANA – Penumpang Kapal Motor (KM) Bintang Fortuna jurusan Teluk Batang-Rasau Jaya, terpaksa dievakuasi ke KM lainnya, setelah kandas di perairan Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (20/9). Evakuasi mau tidak mau harus dilakukan setelah 3,5 jam kapal terjebak usai menabrak beting.

Informasinya, kapal klotok yang mengangkut orang dan barang tersebut semula baik-baik saja, saat meninggalkan Pelabuhan Teluk Batang, pukul 10.00 WIB. Kapal itu sendiri baru mengalami kandas saat tiba di muara Kubu sekitar pukul 16.00 WIB. Semua penumpang dipastikan selamat. Kapal sendiri terjebak usai menabrak beting. Kapal akhirnya benar-benar tak bisa bergerak. Sejumlah anak buah kapal (ABK) telah bersusah payah untuk mengalihkan kapal dari beting. Apa daya, kapal yang mengangkut puluhan penumpang itu sudah terlanjur terperangkap beting berpasir, sehingga kandas dan tak bergerak.

Upaya untuk keluar dari beting terus dilakukan. Namun tetap sulit, karena kondisi kedalaman air hanya sekitar 1,5 meter. Penumpang pun mulai gelisah karena hingga sekitar pukul 19.30 WIB, kapal masih tertahan.

Tak kuasa menunggu lama, salah satu penumpang meminta bantuan dengan menghubungi kerabatnya via telepon di Kubu. Tak lama, speedboat dari Kubu pun tiba dan mengangkut sembilan penumpang untuk dilanjutkan ke Rasau Jaya. Sedangkan puluhan penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kapal lain.  "Kami dievakuasi menggunakan kapal lain," kata salah satu penumpang Muhammad Fauzi dihubungi, Jumat (20/9) kemarin.

Dijelaskan dia, untuk penumpang dan barang diangkut ke motor air berukuran kecil, untuk kemudian dipindahkan ke kapal lebih besar yang menunggu di alur yang dalam. Sebab, sambung dia, kapal ukuran besar tak bisa merapat ke Bintang Fortuna. "Alhamdulillah, semua penumpang selamat," katanya.

Mereka sendiri baru tiba di Rasau Jaya sekitar pukul 05.00 WIB, yang semestinya tiba sekitar pukul 19.00 WIB. Di antara penumpang KM. Bintang Fortuna, ada sejumlah komisioner KPU Kabupaten Ketapang, yaitu Tedi Wahyudin dan Ahmad Shiddiq. Keduanya terpaksa melanjutkan perjalanan dengan menumpang speedboat yang sengaja datang menjemput dari Kubu.

"Khawatir juga kalau kelamaan kandas, apalagi kita lagi ada tugas penting di Jakarta untuk membahas evaluasi Pemilu kemarin dan juga persiapan Pilkada serentak pada tahun depan, maka kita pakai speed supaya aman cepat dan walaupun harus nambah bayaran," tutupnya. (dan) Editor : Administrator