“Karena hingga kini daerah yang sebagian besar penduduknya dihuni masyarakat nelayan ini sudah lama belum terjamah aliran listrik dari PLN,”ungkap Bupati Kayong Utara Citra Duani saat melakukan sosialisasi bersama masyarakat di kantor camat Kepulauan Karumata, Desa Pelapis Kabupaten Kayong Utara, Minggu (10/11).
Dihadiri GM PT. PLN Persero Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi, Kapolres Kayong Utara Asep I Rosadi, M.P.A., Kepala Cabang Bank Kalbar Sukadana Sabirin, Pelaksana Tugas Kadis Sosial dan Pembangunan Masyarakat Desa, Hermanto, Pelaksana Tugas Kadis PU Tommy Djunaidi, sekrertaris Dinas Kesehatan, Makmun, Kadis Pendidikan yang diwakili Kepala Bidang Ketenagaan, Ismail, Camat Kepulauan Karimata, Kamarudin dan Rosiharnadi Kepala Desa Pelapis..
Bupati menambahkan, kehadiran listrik PLN sangat dinanti masyarakat dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan mereka. Agar hal tersebut dapat segera terwujud pihaknya bekerja sama dengan PT PLN Wilayah Kalbar guna mendorong percepatan pembangunan pembangkit listrik sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa dinikmati oleh masyarakat kepulauan khususnya Desa Pelapis, Betok, Padang dan sekitarnya.
Bahkan, sambung Bupati PLN hingga Pulau Serutu yang berbatasan dengan Kepulauan Belitung. Kepualuan Karimata berpenduduk sekitar 3511 jiwa. Sementara untuk mengatasi krisis listrik ini Pemkab Kayong Utara bekerjasama dengan Perusahaan PT Raja Intan sudah mengaliri listrik di dua desa yaitu Desa Betok dan Desa Padang dengan kapasitas 900 watt per rumah, namun dengan kapasitas sambungan yang masih terbatas, untuk jangka panjang aliran listrik ini akan diserahkan kepada PT PLN.
Sementara itu GM PT PLN Persero Wilayah Kalbar Agung Murdifi menyambut baik gagasan ini dan sangat serius untuk segera membangun pembangkit listrik yang lebih memadai dan bernilai ekonomis dengan mendaya gunakan potensi yang tersedia antara lain memanfaatkan sumber air gunung untuk mikro hidro dan tenaga surya.
“Pada kesempatan ini kita juga menurunkan tujuh orang tim survey termasuk dua orang dari Bandung dan selebihnya lima orang dari unsur PLN wilayah Kalbar. Kita usahakan secepatnya Insya Allah mulai tahun depan kita sudah melakukan action secara bertahap dan diharapkan tahun 2021 atau 2022 sudah bisa dinikmati masyarakat,” jelas Agung Murdifi.
Camat Kepulauan Karimata, Kamarudin menyambut gembira dengan rencana ini dan pihaknya berkeyakinan hal ini dapat segera terwujud. “Karena yang turun ke lokasi ini adalah orang PLN nomor satu di Kalbar. Kita yakin listrik akan segera terwujud. Kami bersama masyarakat siap bahu membahu untuk mewujudkan impian besar ini,” tutur Pak Camat.
Selanjutnya, demi mendukung program Bupati Kayong Utara agar di Kecamatan Kepulauan Karimata menjadi maju, Kapolres Kayong Utara Asep I Rosadi, M.P.A akan menugaskan beberapa anggota polisi untuk ditugaskan dan ditempatkan di Kecamatan Kepulauan Karimata sehingga masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan polisi di daerahnya.
Kemudian Kapolres juga akan memprogramkan pendidikan dan pembinaan terhadap anak-anak Kepulauan Karimata untuk dijadikan anggota Polisi yang kemudian akan ditugaskan di daerahnya.
"Untuk jangka panjangnya, kami akan melaksanakan program pendidikan dan pembinaan terhadap anak-anak atau pemuda yang berusia 17 atau 18 tahun yang berasal dari Kepulauan Karimata. Kemudian saya akan meminta rekomendasi kepada Kapolda untuk meluluskan calon Polisi yang berasal dari Kepulauan Karimata dengan melalui standar dan tes tertentu, kemudian nanti akan kita sampaikan ke pimpinan apabila mereka lulus dan sudah dilantik menjadi Polisi akan kita tugaskan di Kecamatan Kepulauan Karimata,"ungkapnya.
Sementara itu, kunjungan kerja Bupati dan rombongan ke daerah ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis dan sekaligus menyerahkan penghargaan dan bantuan cuma-cuma kepada ibu-ibu menyusui anak selama enam bulan berturut-berturut termasuk kepada ibu hamil. (dan) Editor : Ari Aprianz