Abdul Halim, salah satu penumpang mengatakan, kapal yang ditumpanginya terdampar sejak pukul delapan pagi. “Kami sudah coba menyalakan mesin, pertama bisa, keduanya udah ndak bisa lagi," jelas Abdul Halim usai dievakuasi oleh Petugas BPBD Kayong Utara.
Pada saat kejadian, mereka meminta tolong ke sejumlah kapal nelayan yang melintas. Namun tidak ada kapal yang singgah untuk menolong mereka. Untungnya, kata Abdul Halim, saat itu telepon genggamnya masih bisa digunakan untuk menghubungi BPBD Kayong Utara. “Kami meminta pertolongan agar bisa dievakuasi,” ujarnya.
Setelah menunggu, para penumpang kapal itu akhirnya dijemput kapal milik BPBD. "Tadi dijemput sekitar pukul 15.00 oleh petugas BPBD. Kami semua tidak ada makan sejak terdampar hingga dievakuasi," tutur Abdul Halim.
Sementara itu, Kepala BPBD Kayong Utara, Muhammad Oma mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kapal terdampar di perairan Kepulauan Karimata. Oma pun memastikan, sebanyak delapan dari sebelas korban kapal jurusan Pulau Meledang Kepulauan Karimata-Sukadana itu telah berhasil mereka evakuasi oleh mereka.
Namun kata dia, masih ada tiga penumpang yang masih bertahan di kapal. “Mereka tidak mau meninggalkan kapalnya. (dan) Editor : Ari Aprianz