Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Angkutan Air Sepi Penumpang

Super_Admin • Selasa, 28 April 2020 | 09:41 WIB
FOTO BERSAMA: Para peserta Sosialisasi Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021 diabadikan bersama Bupati Kayong Utara Citra Duani usai pembukaan kegiatan di Pendopo Bupati Kayong Utara, Selasa (12 /10). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST
FOTO BERSAMA: Para peserta Sosialisasi Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021 diabadikan bersama Bupati Kayong Utara Citra Duani usai pembukaan kegiatan di Pendopo Bupati Kayong Utara, Selasa (12 /10). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST
TELUK BATANG – Pandemi virus korona (Covid-19) berdampak pada angkutan air di Kayong Utara hingga mengalami sepi penumpang. Salah satunya seperti di Pelabuhan Teluk Batang.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kayong Utara Noorhabib membenarkan kondisi tersebut. Belakangan ini, diakui dia,  angkutan air di Kayong Utara sepi dari aktivitas penumpang. Hal tersebut tak dipungkiri dia sebagai dampak pandemi virus korona.

"Iya, untuk penumpang menurun. Hal ini mungkin di karenakan dampak virus korona atau Covid-19," jelasnya kepada Pontianak Post,  Minggu (26/4). Hal tersebut menurut dia,  bisa saja lantaran terbitnya aturan agar pada masa seperti ini warga sementara waktu tidak mudik. Namun, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara ini, sebelum terbitnya aturan tersebut pun kondisi penumpang yang ada bisa dikatakan sudah sepi. "Sebelum terbitnya aturan itu juga sudah menurun, baik speedboat maupun angkutan lain seperti klotok atau kapal motor,"ungkpanya.

Selain itu, ia menambahkan, setiap pintu masuk di Kayong Utara, dalam mencegah penyebaran dan penaganan Covid-19 ini selalu dijaga oleh petugas yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Di sana, dipastikan dia akan dilakukan pengecekan dan pendataan.

"Baik di Teluk Batang, Sukadana, maupun pintu masuk lainnya akan dicek oleh petugas. Kalau yang seperti gejala dan suhu tubuh di atas normal, maka orang tersebut akan diminta data rinci, dan biasanya nanti akan ditangani oleh petugas kesehatan di mana orang tersebut tinggal," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan, mengenai kebutuhan sembako berdasarkan data dari Dinas Perdagangan setempat hingga saat ini dipastikan mencukupi. "Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan kalau untuk sembako saat ini aman," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan data yang diterima Pontianak Post dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana setempat untuk rekap laporan Covid 19 Kabupaten Kayong Utara, untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9 orang,  Orang tanpa Gejala (OTG) non reaktif (6 orang),  Pasien dalam Pengawasan (PDP) (2 orang) sedang menunggu hasil, kemudian positif virus korona (Covid-19), 1 orang.  Data tersebut merupakan data ter-update pukul 10 pagi,  Minggu (26/4). (dan) Editor : Super_Admin
#kayong utara