Berdasarkan informasi dihimpun, pukul 05.00 cuaca kurang bagus ombak tinggi mengakibatkan tongkang BG 888 mulai miring. 07.45 WIB tongkang mulai dievakuasi ke pulau layah dan tongkang BG 888 sudah berhasil ke bibir pantai Pulau Layah.
Sedangkan untuk sementara Tang boat (TB) Heksa Okta yang menarik tongkang dalam keadaan aman dan ABK dalam keadaan selamat terdiri dari, Rusni sebagai nakhoda, Abdurrahman Ruslan sebagai KKM, Rudi Hartono sebagai Klasi, Riswansyah sebagai Juru mudi, Tondang sebagai Juru minyak.
Sementara mengenai hal ini, Petugas Kesyahbandaran, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Teluk Melano, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat mengatakan, mengenai peristiwa tersebut PT. SSW sebagai agen kapal yang mengurus tongkang 888 sudah melapor ke kantor terkait kecelakaan menimpa TK 888.
“Jadi agen PT. SSW sudah melapor ke Syahbandar dan petugas kantor sudah menerima Laporan Kecelakaan Kapal (LKK) pada tanggal 20 Juli 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. Kalau dilihat dari surat lautnya milik Muliana, Berkedudukan di Kotawaringin Barat Kalteng,”kata dia, kepada Pontianak Post, Kamis (21/7) sore.
Sementara, berdasarkan keterangan dia mengenai peristiwa tersebut, pada hari Rabu dini hari tanggal 20 Juli 2022, sekitar pukul 03.00 WIB Tongkang 888 merapat pada buritan MV. Sunny Boke yang berada pada loading point IV.
Pada pukul 08.00 WIB tangboat. Heksa Octa dan Tongkang 888 ditarik menuju utara Pulau Layah untuk dikandaskan. Karena tutup pembuangan air pada posisi sebelah kanan terlepas akibat dihantam gelombang.
Selanjutnya pada pukul 09.10 WIB TB. HEKSA OCTA dengan dibantu TB. RYUO 88 double towing menuju arah utara Pulau Layah hingga pukul 10.15 WIB, lalu TB. RYUO 88 lepas towing untuk push karena TKG. 888 yang bermuatan Bauxite semakin miring ke kanan. “Pukul 10.30 WIB Tongkang 888 terbalik dan kandas di Pulau Layah, posisi koordinat terakhir Tongkang . 888 berada pada 1°31.324” - 109°20.040”E,”terangnya.
Sementara, Pontianak Post mencoba mencari informasi mengenai kepemilikan tongkang dan bauksit guna konfirmasi mengenai peristiwa ini. Namun hingga berita ini dikeluarkan yang bersangkutan belum dapat memberikan keterangan. (dan) Editor : Misbahul Munir S