Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Medan Sulit, Evakuasi Penumpang Speedboat Berlangsung Lama

Misbahul Munir S • Jumat, 22 Juli 2022 | 10:30 WIB
EVAKUASI: Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi dan sejumlah anggota Polisi Polres Kayong Utara ikut melakukan evakuasi penumpang speedboat terdampar akibat tingginya ombak. ISTIMEWA
EVAKUASI: Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi dan sejumlah anggota Polisi Polres Kayong Utara ikut melakukan evakuasi penumpang speedboat terdampar akibat tingginya ombak. ISTIMEWA
SUKADANA - Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi turun langsung mengikuti evakuasi 30 penumpang Speed Boat Sinergy yang terdampar di pulau Pelintu Desa Gunung Sembilan Kecamatan Sukadana, setelah dihantam ombak besar dan angin kencang pada Sabtu (16/7) kemarin.

Ketua DPRD bersama Kapolres Kayong Utara, BPBD dan masyarakat mengaku kesulitan saat melakukan evakuasi melalui darat karena medan perbukitan dan semak semak membuat tim sulit menjangkau lokasi.

“Evakuasi sulit karena lokasi perbukitan, semak semak hutan. Ditambah lagi evakuasi hari sudah gelap,” ungkap Sarnawi, kemarin.

Dirinya berharap, musibah ini  dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pengusaha angkutan air lainnya. Untuk selalu memeriksa kondisi angkutan, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kondisi cuaca saat melakukan perjalanan.

“BBM harus dipastikan tersedia cukup, kalau perlu persiapan BBM cadangan. kalau cuaca tidak mendukung sebaiknya naik (Berlabuh) di Teluk Batang atau Melano,” pesannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kapolres, BPBD Kayong Utara dan masyarakat yang begitu peduli dengan musibah yang terjadi Sabtu sore tersebut. Sehingga seluruh penumpang speedboat dapat dievaluasi dengan cepat, walaupun kondisi medan yang sulit.

Sementara, hal senada diungkapkan Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, dia mengingatkan seluruh jasa angkutan air untuk selalu memperhatikan kondisi kapal saat melakukan pelayaran. Karena menurutnya, keselamatan penumpang menjadi hal utama.

“Kepada pengusaha transportasi membekali BBM yang cukup. Membawa BBM cadangan untuk antisipasi keadaan cuaca buruk dan gelombang yang tinggi. Sehingga bisa mencari pelabuhan yang terdekat dilakukan pengecekan manifest terhadap calon penumpang supaya tidak terjadi over kapasitas penumpang dan barang,” pungkasnya. (dan) Editor : Misbahul Munir S
#evakuasi #Medan Sulit #Penumpang Speedboat