“Dengan adanya speedboat ini, cukup cepat dan mempercepat jarak tempuh. Biasanya memakai kapal kelotok bisa dua jam. Sekarang dengan menggunakan speedboat dari Sukadana ke Pulau Maya ini cukup 45 menit. Artinya sangat membantu,” terang Muhammad Fauzi, salah seorang warga di Pulau Maya. Namun, salah satu tantangan bagi penumpang, diakui dia adalah ketika terjadinya ombak besar. Tetapi hal ini, diyakini dia, tentu sudah diperhitungkan oleh driver speedboat lebih jauh berpengalaman.
“Kalau kita melihat ombak cukup besar. Sempat masuk ke dalam airnya. Memang di waktu-waktu tertentu ombak cukup tinggi,” lanjut dia.
Dirinya berharap, moda transportasi ini dapat dipertahankan. Namun ia berpesan kepada pemilik usaha transportasi air di Kayong Utara agar dapat mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang. "Alhamdulillah ini sangat membantu. Mudah-mudahan speedboat ini dapat berjalan terus, sehingga dapat memperlancar aktivitas masyarakat," katanya. (dan) Editor : Misbahul Munir S