Apel gelar pasukan yang dipimpin Sekda Kabupaten Kayong Utara Dra. Hilaria Yusnani didampingi Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K, menyebutkan ada 257 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait diturunkan dalam apel gelar pasukan ini juga turut dihadiri sejumlah kalangan pejabat Pemkab Kayong Utara seperti, LO Dandim, ketua pengadilan, kepala kejaksaan kadishub, Jasa Raharja dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas lainnya.
Pada pengamanan Nataru kali ini selain TNI-Polri ada juga Basarnas, Dishub, Satpol PP dan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda yang juga nantinya turut dilibatkan dalam pengamanan.
Mengenai hal ini, Arief Hidayat mengatakan, gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana yang diperlukan selama pelaksanaan operasi.
“Nataru merupakan salah satu momen yang paling ditunggu masyarakat setiap penghujung tahun berbagai kegiatan juga akan digelar dan tentunya hal ini berimplikasi langsung terhadap peningkatan mobilitas masyarakat baik dari luar daerah maupun di dalam,” jelas Kapolres.
Dengan peningkatan mobilitas masyarakat, hal ini juga perlu diimbangi dengan pengamanan di sejumlah titik di kawasan seputar Kabupaten Kayong Utara guna mengantisipasi tindak kejahatan yang terjadi dalam perayaan Nataru.
“Sama seperti yang sudah-sudah, potensi gangguan yang terjadi seperti tindak kejahatan selama Nataru, kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas akibat tingginya mobilitas warga yang perlu kita prioritaskan dan antisipasi," sebut Arief.
Adapun lebih lanjut penekanan Kapolres Kayong Utara terhadap ancaman serius seperti terorisme sehingga upaya deteksi dini dan preventive strike harus dikedepankan guna mencegah aksi-aksi tersebut khususnya yang ada di pusat keramaian.
Operasi Lilin Kapuas sendiri akan dilaksanakan selama 11 hari mendatang terhitung dari tanggal 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023. (dan) Editor : Misbahul Munir S