Romi Wijaya Ikut Mendengarkan Arahan Joko WIdodo

A'an • Dipublikasikan Kamis, 2 November 2023 | 12:50 WIB

 

 

BERBINCANG: Pj. Bupati Kayong Utara Romi Wijaya berbincang akrab dengan Pj. Wali Kota Singkawang Sumastro, saat mendengarkan arahan Presiden, Senin (30/10).
BERBINCANG: Pj. Bupati Kayong Utara Romi Wijaya berbincang akrab dengan Pj. Wali Kota Singkawang Sumastro, saat mendengarkan arahan Presiden, Senin (30/10).

 

PENJABAT (Pj) Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menghadiri dan mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Romi hadir bersama ratusan Penjabat Bupati dan Wali Kota, serta Penjabat Gubernur se Indonesia, Senin (30/10).

Dalam arahannya, Jokowi menyinggung soal inflasi, harga pangan, dan stabilitas daerah terkait isu politik. Menanggapi arahan ini, Pj. Bupati Romi Wijaya menjelaskan, telah mengambil langkah-langkah di antaranya, seperti pengendalian inflasi, yang dilakukan Pemkab dengan menggelar pangan murah.

Pangan murah tersebut mereka sebarkan ke enam kecamatan. Sebanyak 8 ribu paket beras murah dan 4.767 paket telur murah telah dijual ke masyarakat.

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat membuka pasar murah untuk meminimalisir dan mengendalikan stok pangan yang ada, serta membantu daya beli masyarakat, sehingga tidak terjadi inflasi,” ucap Romi.

Selain bantuan pangan murah, Romi juga mendorong penciptaan lumbung pangan bagi daerah yang rawan pangan seperti Kecamatan Kepulauan Karimata.

“Kita telah menyiapkan anggaran untuk penambahan beras, bagi desa yang rawan pangan khususnya daerah kepulauan. Anggarannya sudah kita siapkan,” jelas Romi.

Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan juga telah diantisipasi Pemkab, dengan menggerakkan Badan Penanggulangan Bencana untuk terus berkolaborasi dengan TNI dan Polri serta Unit Pelaksana Teknis Kehutanan Provinsi yang ada di Kayong Utara.

“Meski termasuk daerah yang memiliki titik api kecil ketika musim panas yang lalu, kami tetap sedapat mungkin mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ini,” tuturnya.

Disinggung mengenai netralitas ASN menjelang Pemilu, Romi menuturkan dia telah membuat intruksi khusus kepada ASN untuk selalu bersikap netral.

Instruksi yang dimaksud dia, mulai dari imbauan dan juga surat edaran serta meminta ASN untuk tidak menyebarkan berita hoaks.

“Pemkab Kayong Utara melalui BKPSDM juga telah melakukan MOU dengan Bawaslu terkait menjaga netralitas ASN,” tegasnya. 

Untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu, Pemkab telah mengalokasikan anggaran hibah kepada dua lembaga tersebut. Hal ini mereka lakukan untuk memberikan dukungan kepada KPUD dan Bawaslu.

“Insya Allah pemilu di kayong Utara berjalan sesuai tahapan dan akan terlaksana dengan baik dan lancar. Hal ini juga berkat dukungan Forkompinda dan masyarakat,” tutupnya. (dan)

Editor : A'an
Sumber : Pontianak Post
Arahan Romi Wijaya joko widodo istana negara