SUKADANA – Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kayong Utara di Aula Istana Rakyat, Sukadana, Rabu (13/12).
Dalam sambutannya, Pj. Bupati mengajak seluruh organisasi perempuan yang ada di Kayong Utara untuk bersama-sama pemerintah mencegah stunting.
"Stunting juga merupakan salah satu isu prioritas nasional dari sisi kesehatan yang harus ditangani, mengingat dampak stunting sangat luas, sehingga berpengaruh kepada peningkatan kualitas SDM ke depan.
Hal ini tentunya perlu kerja sama seluruh pihak dalam percepatan penurunan stunting," ungkap Romi.
Dengan mengangkat tema Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan, di kesempatan tersebut, Pj. Bupati menyampaikan bahwa DWP memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, sebagaimana yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020 – 2024.
Selain itu, kata Pj. Bupati, pemerintah juga harus memastikan dan mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan nasional, melalui ide dan gagasan yang mendukung perempuan.
"Saya menyambut baik bahwa dalam rangka peringatan HUT ke-24 DWP Kabupaten Kayong Utara diisi dengan beberapa kegiatan positif seperti melaksanakan senam sehat, pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM), dan seminar dengan topik terkait pembangunan kesehatan dan peningkatan kualitas hidup.
Seminar yang akan dilaksanakan nantinya lebih spesifik membahas tentang stunting," kata Romi.
Pj. Bupati menekankan pemerintah daerah sangat serius dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kayong Utara.
"Berdasarkan data SSGI tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6 persen dan Kayong Utara sebesar 25,1 persen.
Persoalan ini bukan persoalan bangsa di masa sekarang saja melainkan menyangkut masa depan kita, karena anak-anak itu adalah generasi penerus.
Untuk itu, saya ingin kembali menekankan bahwa pemerintah sangat serius mengupayakan penurunan stunting," ungkap Romi.
Untuk itu, Pj. Bupati mengajak seluruh pihak khususnya organisasi perempuan, untuk turut andil membantu program nasional pemerintah dengan memsosialisasikan pencegahan stunting.
"Apabila Dharma Wanita dan seluruh organisasi perempuan di Kabupaten Kayong Utara turut andil membantu program nasional bersama pemerintah daerah terutama membantu mensosialisasikan mengenai penanganan pencegahan stunting, Insya Allah target penurunan sebesar 14 persen dapat tercapai di tahun 2024," kata Romi. (dan/Prokopim)
Editor : A'an