PENJABAT (Pj) Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan, ada berberapa kewajiban dan persyaratan yang telah dilengkapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara untuk dibangunnya bandara di Kabupaten Kayong Utara
"Secara administrasi banyak yang sudah kita lengkapi, mulai dari amdal, cleaning aera Angkatan Udara, penetapan lokasi, hingga pembebasan lahan yang sudah mencapai 100 persen," terangnya.
"Setidaknya kita mengetahui langkah apa yang sekarang perlu kita ambil di tahun 2024 ini?" tambahnya.
Selanjutnya Pejabat Koordinator Transportasi Ahmad Zainudin memberikan masukan kepada Pemkab untuk tetap proaktif menyelesaikan apa yang menjadi permintaan Kementerian Perhubungan, termasuk Rencana Teknis Terperinci (RTT).
"Dalam RTT tersebut dimasukkan juga apa yang menjadi dasar kebutuhan bahwa dibangunnya bandara di Kayong Utara, termasuk kelanjutan dari event Naaional Sail Karimata 2016 silam," tuturnya.
Dia juga meminta Kabupaten Kayong Utara untuk merangkul sebanyak mungkin stakeholder yang dapat membantu terwujudnya Bandara Kabupaten Kayong Utara.
"Dan kabar baiknya kami belum ada memasukan rencana pembangunan Bandara baru untuk di tahun 2025," tutupnya. (dan)
Editor : A'an