SUKADANA - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara, menggelar kegiatan rutin tahunan vaksinasi gratis hewan dalam memperingati Hari Rabies Dunia (World Rabies Day) pada Rabu (9/10).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ludi Nurmala, menjelaskan bahwa saat ini mereka sedang mengadakan kegiatan vaksinasi rabies.
Menurut Ludi, perkembangan rabies di Kabupaten Kayong Utara masih terbilang aman. Jika pun ada kasus, hanya berupa gigitan hewan, dan belum bisa dipastikan positif rabies karena penanganannya yang cepat.
"Kami (Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dalam rangka memperingati Hari Rabies Dunia memang fokus pada kegiatan vaksinasi rabies.
Ini merupakan program prioritas kami. Selain itu, kami juga mensosialisasikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit rabies. Kegiatan ini merupakan program rutin tahunan untuk pencegahan dan pengendalian rabies," terang drh. Ludi Nurmala.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perkembangan rabies di Kayong Utara sejauh ini masih aman dan terkendali. Belum ada kasus positif pada hewan, apalagi pada manusia.
Hanya terdapat laporan gigitan hewan dari masyarakat yang diterima Puskesmas. Ketika mendapatkan laporan tersebut, mereka langsung menindaklanjuti, dan penanganan cepat dilakukan sehingga tidak sampai positif.
Total hewan yang disuntik vaksin dalam kegiatan ini adalah 24 ekor, terdiri dari 2 ekor anjing dan 22 ekor kucing.
Kegiatan Hari Rabies Dunia (WRD) berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 8-9 Oktober. Selain itu, Ludi menjelaskan mengenai penanganan pertama jika terkena gigitan hewan yang terindikasi penyakit rabies.
"Pertama, luka (lokasi gigitan) harus dibersihkan dengan air mengalir dan deterjen selama 10-15 menit, kemudian dibersihkan dengan antiseptik (alkohol atau povidone iodine).
Langkah selanjutnya adalah segera dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan vaksin anti rabies. Kami bersyukur karena di setiap Puskesmas di Kayong Utara sudah tersedia stok vaksin anti rabies," pungkasnya. (dan)
Editor : A'an