Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kayong Utara Raih 8 Nominasi di Inclusive Education Award 2024, Komitmen Terhadap Pendidikan Inklusif

A'an • Jumat, 1 November 2024 | 10:26 WIB
PENGHARGAAN: Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara meraih delapan nominasi dalam ajang bergengsi Inclusive Education Award (IEA) Kalbar 2024.
PENGHARGAAN: Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara meraih delapan nominasi dalam ajang bergengsi Inclusive Education Award (IEA) Kalbar 2024.

SUKADANA – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara sukses mencetak prestasi gemilang dengan meraih delapan nominasi dalam ajang bergengsi Inclusive Education Award (IEA) Kalbar 2024.

Ajang yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat ini bertujuan mengukur dan menilai tingkat inklusivitas layanan pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA hingga SMA/MA, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di seluruh Kalbar.

"Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara melalui Dinas Pendidikan untuk terus mendukung pendidikan inklusif. Prestasi ini kami persembahkan untuk masyarakat Kayong Utara, Bumi Betuah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Rahadi Usman, penuh rasa syukur (31/10).

Menurut Rahadi, Dinas Pendidikan Kayong Utara telah melakukan berbagai upaya nyata untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif.

Sosialisasi mengenai pendidikan inklusif telah disampaikan kepada para kepala sekolah dan komite sekolah, diikuti dengan bimbingan teknis untuk SD dan SMP, serta program studi tiru ke Kota Pasuruan. Ini semua merupakan langkah persiapan penting agar penerapan pendidikan inklusif dapat berjalan maksimal.

"Selanjutnya, kami akan memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di pemerintahan daerah untuk menyusun peraturan yang mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif, termasuk pembentukan Unit Layanan Disabilitas yang akan memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus," jelas Rahadi.

Tak hanya itu, Rahadi menegaskan pentingnya koordinasi dengan Bagian Hukum untuk merancang draft Peraturan Bupati yang khusus mengatur pendidikan inklusif di Kabupaten Kayong Utara.

Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus di Kayong Utara yang bisa merasakan pendidikan yang setara dan inklusif.

"Langkah-langkah ini adalah upaya kita semua untuk memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan pendidikan yang layak. Kami juga akan terus mendampingi sekolah-sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus agar mereka mendapat dukungan yang tepat dalam pembelajaran," pungkas Rahadi dengan penuh harapan. (dan)

Editor : A'an
#raih prestasi #kayong utara #nominasi #IEA #Komitmen