Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kepulauan Karimata Kesulitan Gas LPG 3 Kilogram, Satu Tabung Dihargai Rp50.000

A'an • Senin, 2 Desember 2024 | 12:17 WIB
TABUNG GAS: Tumpukan tabung gas LPG 3 KG di Pelabuhan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.
TABUNG GAS: Tumpukan tabung gas LPG 3 KG di Pelabuhan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

 

SUKADANA - Pangkalan gas LPG 3 kilogram di Pulau Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, hingga saat ini belum mendapatkan kuota gas dari distributor. Akibatnya, harga eceran yang diterima masyarakat setempat mencapai Rp 50.000 per tabung.

"Pembangunan pangkalan di Pulau Pelapis ini berawal dari permintaan masyarakat agar bisa mendapatkan kuota, sehingga dapat memenuhi kebutuhan mereka. Semua administrasi yang diperlukan pun diurus agar pangkalan LPG 3 KG di Desa Pelapis bisa dibuka," kata Kepala Desa Pulau Pelapis, Rosmiharnadi, saat dihubungi, Minggu (1/12).

Baca Juga: Daud Jordan Kenang Perjuangan Ayahanda

Menurut Rosmiharnadi, pemilik pangkalan gas LPG di Pulau Karimata yang terdaftar adalah Saparidah, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kepulauan Karimata, tepatnya di Pulau Pelapis, dengan nomor register pangkalan: 6788550859183003. Izin untuk pangkalan tersebut telah dikeluarkan pada 24 Oktober 2024, namun hingga saat ini, pangkalan tersebut belum pernah menerima kuota elpiji bersubsidi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Kades Rosmiharnadi berinisiatif membeli gas LPG di Sukadana, meskipun harganya jauh lebih tinggi dari harga yang ditentukan. "Pas kebetulan saya sedang berada di Sukadana, di sana saya kadang-kadang bisa mendapatkan Gas 3 Kg, dengan harga yang bervariasi," ceritanya.

Dirinya berharap, proses administrasi bisa segera selesai dan warga Desa Pelapis dapat memperoleh kuota dengan harga terjangkau. "Sehingga masyarakat Pelapis dapat membeli gas bersubsidi 3 KG sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara," pungkasnya.

Petugas lapangan PT Mahali Indo Gas (MIG), Suryadi, menjelaskan bahwa pihaknya hingga saat ini belum dapat mengirimkan gas ke Pulau Pelapis karena syarat sistem pencatatan transaksi LPG 3 Kg secara digital, yaitu melalui sistem Merchant Apps Pangkalan/Pertamina (MAP), belum aktif. "Jika sistem tersebut sudah aktif, maka PT Mahali Indo Gas (MIG) baru bisa menyalurkan gas LPG 3 Kg ke pangkalan gas LPG 3 Kg di Pulau Pelapis," kata dia. (dan)

Editor : A'an
#kepulauan karimata #gas 3 kg