SUKADANA - Penjabat Bupati Kayong Utara Alfian memimpin langsung Rapat Pleno Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kayong Utara Tahun 2024 yang berlangsung di Pondopo Bupati, Sukadana, pekan lalu.
Dalam arahannya, Pj. Bupati Alfian menekankan pada penguatan dan mempertajam strategi 4K yang mencakup ketersediaan pasokan, kestabilan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
"Rapat Pleno ini merupakan media penting bagi TPID Kabupaten Kayong Utara untuk menyepakati kebijakan bersama dalam rangka mengantisipasi gejolak komoditas. Tujuan kita adalah menjaga laju inflasi agar tetap berada dalam rentang yang telah ditetapkan, yaitu 2,5±1% (dua koma lima persen plus minus satu persen). Melalui rapat ini, kita juga akan mempertajam implementasi strategi 4K, yang mencakup ketersediaan pasokan, kestabilan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif," papar Alfian.
Untuk itu, kata Pj. Bupati Alfian, dalam rangka menjaga inflasi pada level yang rendah dan stabil di tahun 2025, TPID Kabupaten Kayong Utara berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran sebesar 23 miliar sebagai upaya mendukung pelaksanaan strategi kebijakan 4K.
"Dalam rangka menjaga inflasi pada level yang rendah dan stabil di tahun 2025, di tengah berbagai isu yang berkembang sebagaimana disebutkan sebelumnya, serta sesuai dengan rentang sasaran inflasi sebesar 2,5±1, TPID Kabupaten Kayong Utara berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran sebesar 23 miliar lebih, dan anggaran ini tentunya akan dialokasikan dalam pelaksanaan strategi kebijakan 4K," jelas Alfian.
Selain itu, Pj. Bupati Alfian juga optimis dengan mengikuti arahan Presiden pada Rakornas Pengendalian Inflasi, Kabupaten Kayong Utara dapat menjaga kestabilan inflasi dan memastikan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Melalui kegiatan rapat pleno ini, kita dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Kita semua harus terus berupaya menjaga daya beli masyarakat, stabilitas harga pasar, dan ketersediaan bahan pangan pokok, sehingga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kayong Utara tetap terjaga dengan baik," tutup Alfian. (dan)
Editor : A'an