Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Kayong Utara Desak PUPR Kalbar Bersihkan Bahu Jalan

Danang Prasetyo • Senin, 24 Maret 2025 | 13:03 WIB
SEMAK: Kondisi beram atau bahu jalan dari Siduk hingga Sukadana yang ditumbuhi semak belukar.
SEMAK: Kondisi beram atau bahu jalan dari Siduk hingga Sukadana yang ditumbuhi semak belukar.

PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kamiriluddin, menyoroti kondisi beram atau bahu jalan dari Siduk hingga Sukadana, ibu kota KKU, yang dipenuhi semak. Kondisi serupa juga terlihat di beberapa titik sepanjang Sukadana hingga Teluk Batang. Jalur ini berstatus sebagai jalan provinsi. “Beram atau bahu jalan sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Jika dibiarkan tertutup semak seperti sekarang, tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar Kamiriluddin kepada wartawan, Sabtu (22/3).

Legislator dari Partai Golkar ini menambahkan, yang tumbuh di beram jalan bukan hanya rumput, tetapi juga anak pohon liar. Jika tidak segera ditangani, tanaman ini akan tumbuh menjadi pohon besar, sehingga mengganggu fungsi beram sebagai area darurat bagi pengendara. “Jika dibiarkan lebih lama, membersihkan beram ini akan semakin sulit. Saat ini saja, beberapa anak pohon sudah cukup besar dan tidak bisa lagi ditebas dengan mesin rumput biasa. Harus menggunakan kapak atau bahkan chainsaw agar lebih efektif,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Kamiriluddin mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat untuk segera turun tangan. Pasalnya, jalur dari Siduk hingga Teluk Batang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi. “Karena ini merupakan kewenangan Pemprov, maka kita berharap PUPR Kalbar segera bertindak demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Mencegah kecelakaan tentu lebih baik daripada mengatasinya setelah terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kamiriluddin mengungkapkan bahwa keluhan ini juga berasal dari masyarakat. Banyak warga yang menyampaikan kepadanya bahwa semak dan pohon liar di beram jalan sangat mengganggu. Keluhan ini dinilainya wajar, karena beram jalan berfungsi sebagai area darurat bagi pengendara. Dalam beberapa situasi, pengendara harus menjatuhkan ban kendaraan ke beram untuk menghindari kecelakaan, terutama karena badan jalan yang ada hanya cukup untuk dua kendaraan roda empat yang berpapasan.

“Terkadang, kendaraan roda empat harus keluar sedikit ke beram saat berpapasan dengan kendaraan lebih besar seperti truk tronton yang mengangkut alat berat. Oleh karena itu, keberadaan beram yang bersih sangat penting untuk keselamatan,” paparnya.

Sebagai langkah lanjutan, Kamiriluddin mengaku telah meminta anggota DPRD Kalbar dari Fraksi Golkar, Hj Suma Jenny Haryanti, untuk menyampaikan keluhan ini ke Pemprov Kalbar. “Kebetulan, Bu Suma merupakan anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan (Dapil) Ketapang dan Kayong Utara. Saya sudah menyampaikan kepadanya agar mendorong PUPR Kalbar segera mengambil tindakan untuk membersihkan beram jalan provinsi di Kayong Utara ini,” pungkasnya. (dan)

Editor : A'an
#semak #golkar #pupr #Sukadana #dprd