Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Kayong Utara Tinjau Program TJSL 2025 untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan Jelang Idulfitri

Danang Prasetyo • Selasa, 25 Maret 2025 | 13:59 WIB
TJSL: Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, meninjau pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan Tahun 2025.
TJSL: Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, meninjau pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan Tahun 2025.

PONTIANAK POST - Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, meninjau pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan Tahun 2025 yang berfokus pada perbaikan infrastruktur jalan guna memastikan kelancaran arus mudik masyarakat menjelang Idulfitri 1446 H/2025 M, Sabtu (22/3). Dalam kegiatan ini, Romi Wijaya didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara, Ir. Rahadi, ST, MT. Fokus utama peninjauan adalah kondisi ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi, seperti Jalan Sukadana - Teluk Melano - Teluk Batang, serta jalan kewenangan Kabupaten, seperti Teluk Batang - Seponti dan Jalan Suka Maju.

Saat ini, sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Kayong Utara mengalami kerusakan berat, terutama pada jalur-jalur utama yang akan dilalui pemudik. Beberapa ruas jalan yang mendapat perhatian khusus dalam perbaikan ini meliputi Sukadana - Teluk Batang, Teluk Batang - Seponti, Kamboja Baru – Tanjung Satai, Melano - Perawas, serta Jalan Suka Maju dan sekitarnya. Kerusakan jalan ini berpotensi meningkatkan angka kecelakaan dan menghambat distribusi barang, yang dapat berdampak pada inflasi daerah. Dalam pelaksanaan perbaikan, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menggandeng sejumlah perusahaan dan pengusaha sawit melalui program TJSL.

Bupati Romi Wijaya menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, terutama menjelang arus mudik Idulfitri 1446 H/2025. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program TJSL ini sangat membantu dalam percepatan penanganan infrastruktur jalan di Kayong Utara. "Kami sangat berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan dan pengusaha sawit yang telah peduli serta berkontribusi dalam penyediaan material dan alat berat untuk memperbaiki jalan ini," ujar Romi Wijaya.

"Perbaikan dilakukan dengan sistem segmentasi, di mana beberapa perusahaan difokuskan pada titik-titik tertentu yang mengalami kerusakan parah. PT Barata, misalnya, menangani beberapa titik yang rawan banjir, sementara PT CUS difokuskan pada ruas jalan yang krusial untuk kelancaran mudik dan distribusi barang. Selain itu, beberapa pengusaha sawit juga turut berpartisipasi dengan menyediakan material batu dan pasir, serta mendukung mobilisasi alat berat guna mempercepat proses perbaikan di ruas Teluk Batang - Seponti dan Jalan Suka Maju,"papar dia.

"Saat ini, alat berat telah mulai bekerja di beberapa titik, dan material perbaikan jalan sudah tiba di lokasi yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah berharap pengerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Romi Wijaya juga memastikan bahwa seluruh bantuan dari perusahaan dan pengusaha sawit akan dipertanggungjawabkan secara transparan. "Kami pastikan seluruh bantuan ini digunakan sesuai dengan peruntukannya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya. (dan)

Editor : A'an
#Idulfitri #mudik #TJSL #Romi Wijaya #pupr #inflasi daerah