Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sambangi SDN 07 dan SMPN 04 Pulau Maya, Komisi I DPRD KKU: Sarana Pendukung Penting Sukseskan Pendidikan di Kepulauan

Danang Prasetyo • Kamis, 17 April 2025 | 17:21 WIB
Komisi I DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat sambangi Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (17/4).
Komisi I DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat sambangi Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (17/4).

PONTIANAK POST - Komisi I DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat sambangi Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (17/4). Hal tersebut dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) ke SD Negeri 07 Pancur dan SMP Negeri 04 Pulau Maya.

Dalam kunjungannya di nahkodai
Ketua Komisi I Syaiful Hartadin, turut dihadiri Sekretaris komisi satu Isya Fachrudi, anggota komisi satu Rudy, Kamiriluddin, dan Sahudin.

Mengenai hal ini, Ketua Komisi I Syaiful Hartadin mengatakan, dalam kunjungan tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi sorotan. Diantaranya, lanjut legislator partai Gelora ini, mengenali sarana dan prasarana sekolah, hingga infrastruktur lainnya, diantaranya gertak yang saat ini kondisinya cukup prihatin.

"Pertama terkait sarana dan prasarana sekolah, yang mana perlu ada perbaikan. Tidak kalah penting terkait perjuangan untuk memberikan pendidikan yang layak, walaupun di daerah terpencil," terang dia kepada Pontianak Post, Kamis (17/4).

Sebab, kata dia walau untuk di sekitar lokasi jumlah penduduk tidak terlalu banyak, namun tidak menghilangkan kewajiban pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap pendidikan dan sara penunjang lainnya.

"Kita tau bersama, penduduk di Dusun Pancur, Desa Dusun Kecil Pulau Maya ini tidak terlalu banyak. Sehingga siswanya juga tidak terlalu banyak. Namun tidak mengurangi kewajiban pemerintah daerah untuk tetap menghadirkan pendidikan yang layak buat anak daerah," terang dia.

Selanjutnya ia menceritakan untuk guru-guru yang mengajar saat ini kebanyakan berasal dari luar. Sedangkan untuk putra asli setempat hanya ada beberapa orang saja. Untuk itu dalam hal ini kedisiplinan dari pengajar atau guru juga tidak luput untuk diperhatikan, terutama dari pihak yang membidanginya di Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara ini.

"Guru yang mengajar rata-rata dari luar, sedangkan yang asli putra pancur cuma beberapa. Sehingga kami DPRD bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara juga perlu memonitoring tingkat kedisiplinan pendidik di sekolah itu," ulasnya.

Namun demikian, dirinya sangat mengapresiasi walau lokasi sekolah berada di daerah kepulauan proses belajar mengajar dapat terus berjalan. Walau dengan segala keterbatasan yang ada saat ini.

" Alhamdulillah para pendidik sebagian besar ada di tempat dan tetap melakukan proses belajar mengajar dengan baik. Namun tidak dipungkiri juga kami temui ada yang tidak disiplin. Sehingga kami minta kepada BPKPSDM dan Dinas Pendidikan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," tegasnya.

Selanjutnya dalam lawatannya ke dua sekolah yang menjadi satu atap tersebut turut meninjau sara pendukung lainnya. Seperti bangunan gertak yang dinilai perlu dilakukan perbaikan. Karen saat air pasang laut, daerah tersebut akan terendam.

"Ya jalan gertak sangat perlu didukung Pemda. Terutama yang menghubungkan antara SD dan SMP. Jika kondisinya pasang untuk mencapai gedung smp sangat kesulitan, kecuali pakai perahu,"lanjutnya. (dan)

Editor : Miftahul Khair
#sekolah #kayong utara #Sarana Prasarana #terpencil #dprd