Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jumadi Gading Perkenalkan Syair Gulung di Festival Puisi Kota Miri 2025

Danang Prasetyo • Senin, 19 Mei 2025 | 12:37 WIB
TAMPIL: Jumadi Gading saat tampil dalam Festival Puisi Kota Miri 2025 yang digelar dalam rangka Perayaan Hari Kota Miri ke-20 di Pustaka Negeri Sarawak, Miri, Malaysia.
TAMPIL: Jumadi Gading saat tampil dalam Festival Puisi Kota Miri 2025 yang digelar dalam rangka Perayaan Hari Kota Miri ke-20 di Pustaka Negeri Sarawak, Miri, Malaysia.

PONTIANAK POST – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kayong Utara, Jumadi Gading, kembali diundang oleh Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP) Malaysia untuk tampil dalam Festival Puisi Kota Miri 2025 yang digelar dalam rangka Perayaan Hari Kota Miri ke-20, pada 14–16 Mei 2025 di Pustaka Negeri Sarawak, Miri.

Dalam malam puncak bertajuk Pengucapan Puisi Kota Miri 2025 yang sekaligus menjadi ajang Pembacaan Puisi Tradisional Internasional, Jumadi membawakan syair gulung berjudul Kasih Sayang Ayah dan Ibu Tidak Terbalas karya maestro syair gulung Mahmud Mursalin. “Syair ini bercerita tentang cinta dan pengorbanan orang tua yang tak ternilai, sejak merawat hingga mendidik anak hingga dewasa,” jelas Jumadi.

Tampil dengan baju Melayu hitam, Jumadi didampingi musisi gambus asal Telok Melano, Arif Surdandi, serta membawa properti ayunan bayi untuk memperkuat nuansa pementasan sesuai tema syair. “Masyarakat di sana sangat antusias, bahkan ada yang menyeka air mata karena larut dalam kisah syair,” ujar Jumadi.

Festival yang dihadiri seniman dari dalam dan luar negeri ini menampilkan beragam pertunjukan, seperti deklamasi puisi, lagu puisi, nyanyian dan tarian etnis, serta peluncuran buku Antologi Sajak Miri Kota Bestari. Hadir pula Wakil Wali Kota Miri Tuan Haji Ariffin Mohamad, Direktur DBP Sarawak Azizul Haji Ismail, dan sastrawan Sarawak Abizai.

Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi DBP Malaysia, Dewan Kota Miri, Perpustakaan Negeri Sarawak, dan sejumlah lembaga pendidikan. Antusiasme masyarakat Miri menunjukkan besarnya apresiasi terhadap sastra dan budaya serumpun. “Terima kasih kepada Bupati Kayong Utara, DBP Malaysia, dan Abizai yang telah memberi kami kesempatan memperkenalkan syair gulung ke tingkat internasional,” tutup Jumadi. (dan)

Editor : Hanif
#kayong utara #BPKSDM #Festival #puisi #Sarawak #Syair Gulung #Miri