Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kayong Utara Kukuhkan DPD Tani Merdeka Indonesia, Pertama di Indonesia

Danang Prasetyo • Senin, 23 Juni 2025 | 12:47 WIB
KUKUHKAN: TMI Kayong Utara resmi dikukuhkan sebagai satu-satunya DPD Tani Merdeka Indonesia di Indonesia yang dilantik langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Sabtu (21/6) di Sukadana.
KUKUHKAN: TMI Kayong Utara resmi dikukuhkan sebagai satu-satunya DPD Tani Merdeka Indonesia di Indonesia yang dilantik langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Sabtu (21/6) di Sukadana.

PONTIANAK POST – Kabupaten Kayong Utara (KKU) menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengukuhkan dan melantik Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI). Pelantikan yang berlangsung di Hotel Mahkota Kayong, Sukadana, Sabtu (21/6), turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono. Hadir pula Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional TMI Don Muzakir, Senator DPD RI sekaligus juara dunia tinju Daud Yordan, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sudaryono menyampaikan bahwa kehadiran TMI di Kayong Utara harus menjadi saluran konkret bagi para petani dalam menyuarakan persoalan mereka. “Kalau ada petani kesulitan mendapat pupuk, butuh alat pertanian, atau mengeluhkan harga gabah murah, maka sampaikan langsung melalui Tani Merdeka. Saya akan bantu selesaikan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa TMI bukanlah organisasi bisnis, melainkan wadah pengabdian untuk kesejahteraan petani. “Kalau organisasi bisnis itu kumpul-kumpul cari duit. Tapi Tani Merdeka ini kumpul-kumpul habiskan duit, karena tujuannya untuk mengabdi kepada petani,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.

Sudaryono juga mengingatkan bahwa para pengurus TMI harus peka terhadap persoalan di lapangan, serta bertanggung jawab membangun jaringan organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan pelosok desa. “Saya ingin TMI tidak berhenti di pelantikan. Ketua DPD harus bentuk struktur organisasi sampai tingkat kecamatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.

Ia menambahkan, TMI harus menjadi “mata, telinga, dan corong” petani dalam menyampaikan kebutuhan nyata kepada pemerintah. “Petani sekarang butuh yang konkret, bukan hanya omong kosong. Tani Merdeka harus jadi penyambung suara petani kepada Presiden. Ini bukan organisasi premanisme, tapi organisasi yang punya tanggung jawab besar,” tegasnya. (dan)

Editor : Hanif
#indonesia #kayong utara #Wamentan RI #Pertama #DPD Tani Merdeka