Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Warga SP4 Sungai Mata-Mata Keluhkan Belum Tersalurnya Listrik Setelah Belasan Tahun Menetap

Danang Prasetyo • Kamis, 26 Juni 2025 | 14:10 WIB
TANPA LISTRIK: Kawasan Transmigrasi SP4 di Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.
TANPA LISTRIK: Kawasan Transmigrasi SP4 di Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

PONTIANAK POST - Sejumlah warga transmigrasi SP4 di Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat keluhan ketiadaan aliran listrik dari PLN tak kunjung terealisasi meski sudah belasan tahun menetap di wilayah tersebut.

Salah seorang warga, Martino Dimas, mengungkapkan bahwa warga telah berulang kali mengajukan proposal permintaan pemasangan listrik ke PLN Rayon Sukadana, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang konkret untuk mengaliri daerah yang dihuni kurang lebih 115 an Kepala Keluarga.

 “Kami sudah lebih dari sekali ajukan permohonan ke PLN. Tapi sampai hari ini, belum juga ada realisasi. Padahal kami sangat membutuhkan listrik, terutama untuk kegiatan anak-anak yang belajar di malam hari,” ujar Martino kepada wartawan, Selasa (24/6).

Saat ini, warga hanya mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) milik pribadi yang kapasitasnya sangat terbatas. Dalam banyak kasus, listrik hanya cukup untuk menyalakan lampu beberapa jam saja. Ketiadaan listrik ini menjadi ironi, mengingat SP4 merupakan kawasan transmigrasi resmi yang semestinya mendapat perhatian dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk akses energi listrik.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pihak PLN segera merespons keluhan mereka dengan tindakan nyata.  “Kami tidak menuntut berlebihan, hanya ingin menikmati hak dasar sebagai warga negara, yaitu listrik,”kata dia. (dan)

Editor : Hanif
#listrik pln #Simpang Hilir #kayong utara #warga #Warga Transmigrasi #belasan tahun